nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Zarco Tetap Berharap MotoGP 2020 Berlangsung Normal

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Senin 23 Maret 2020 09:25 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 03 23 38 2187412 zarco-tetap-berharap-motogp-2020-berlangsung-normal-lBGESFcFSU.jpeg Johann Zarco tetap berharap MotoGP 2020 berlangsung normal (Foto: MotoGP)

CANNES – Pembalap Reale Avintia Ducati, Johann Zarco, tetap menyimpan harapan MotoGP 2020 dimulai dan berakhir dengan cara yang normal. Baginya, tujuh balapan dalam jeda yang singkat pada periode Oktober-November 2020 dipastikan bakal berat.

Seperti diketahui, start MotoGP 2020 harus tertunda setelah empat balapan awal dibatalkan atau ditunda gara-gara virus Corona Covid-19. Tiga balapan lainnya, yakni seri Thailand, Amerika Serikat (AS), dan Argentina, ditunda. Kemungkinan besar, jadwal penggantinya akan berada di penghujung musim.

Zarco tetap berharap MotoGP 2020 berlangsung normal (Foto: MotoGP)

Baca juga: Kehilangan Dovizioso, Ducati Disarankan Rekrut Zarco

Jika benar demikian, maka MotoGP 2020 akan memiliki paling tidak dua kali tiga balapan beruntun dengan jeda sepekan pada akhir musim. Bagi Johann Zarco, situasi tersebut tidak terhindarkan. Ia hanya menyayangkan harus terus menanti kabar, kapan akan mengendarai sepeda motor lagi.

“Rasanya sangat aneh mendengar berita setiap hari yang memaksa kami untuk menunggu lebih lama. Situasi ini memaksa kami untuk tetap waspada soal persiapan, soalnya masih ada harapan musim ini dimulai dan diakhiri dengan cara yang normal,” papar Johann Zarco, sebagaimana dilansir dari Corse di Moto, Senin (23/3/2020).

“Akhir musim akan sangat berat dan kami semua sudah memikirkannya, terutama pada Oktober-November dengan tujuh balapan yang saling berdekatan,” sambung pembalap berusia 29 tahun asal Prancis tersebut.

Jadwal MotoGP 2020 pada penghujung musim bisa saja lebih padat. Sebab, beberapa balapan pada Mei, seperti GP Spanyol, Prancis, dan Italia, bisa saja diundur mengingat pandemi wabah virus Corona Covid-19 di negara-negara tersebut belum mereda.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini