MADRID – Ketiadaan balapan membuat tim-tim MotoGP, terutama tim independen dan satelit, harus mengalami kerugian finansial yang cukup besar. Demi menyelamatkan tim-tim tersebut, Dorna Sports berencana menyuntikkan dana sebesar 2,2 juta Euro (setara Rp37,3 miliar) agar mereka bisa bertahan hidup.
Seperti diberitakan, empat seri awal MotoGP 2020 batal digelar sesuai jadwal sebagai dampak dari wabah virus Corona Covid-19. Akibatnya, tim-tim MotoGP, terutama tim satelit dan independen, harus kehilangan pemasukan dari penyelenggara balapan.

Baca juga: DallIgna Anggap 10 Balapan MotoGP 2020 Opsi Realistis
Presiden IRTA, Herve Poncharal mengatakan, setiap tim biasanya mendapatkan pemasukan cukup berarti dari pekan balapan, seperti dari bonus sesuai hasil finis seorang pembalap. Dengan ketiadaan lomba, maka pemasukan semacam itu sudah pasti berkurang.
Karena itu, IRTA bersama Dorna Sports tengah menggodok wacana memberi uang senilai 2,2 juta Euro per pembalap per musim untuk setiap tim satelit dan independen. Sebab, mereka adalah pihak-pihak yang paling rentan terkena dampak ekonomi dari ketiadaan balapan MotoGP.
“Tidak ada balapan saat ini. Jadi, kami tidak mendapatkan dana hibah, uang hak siar televisi, bonus, dana hibah perjalanan, tidak ada. Setiap tim yang turun di Kejuaraan Dunia MotoGP biasanya mendapatkan dukungan finansial dari penyelenggara,” ujar Herve Poncharal, dilansir dari Speedweek, Sabtu (21/3/2020).
“Jadi, kami sedang menjalin negosiasi dengan Dorna. Kami harus mengetahui dan menghitung jumlah minimal yang dikeluarkan untuk menyelamatkan tim-tim itu hingga musim dimulai lagi,” pungkas pria yang juga pemilik Tim KTM Tech3 tersebut.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)