nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemeriksaan Diperketat Akibat Virus Korona, MotoGP Qatar 2020 Berlangsung Sesuai Rencana

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Sabtu 29 Februari 2020 11:42 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 29 38 2176021 pemeriksaan-diperketat-akibat-virus-korona-motogp-qatar-2020-berlangsung-sesuai-rencana-Ako89v5HDR.jpg MotoGP Qatar 2020 tetap berlangsung sesuai rencana (Foto: MotoGP)

LOSAIL – Wabah virus Korona sempat mengancam penyelenggaraan balapan perdana MotoGP Qatar 2020, 6-8 Maret mendatang. Federasi Balap Motor Internasional (FIM) dan Dorna Sports selaku promotor MotoGP, memastikan balapan pembuka musim itu tetap berlangsung.

Kekhawatiran akan wabah virus Korona membuat penyelenggaraan MotoGP Qatar 2020 dalam status abu-abu. Sebab, Pemerintah Qatar memberlakukan aturan imigrasi yang ketat untuk pendatang dari China, Korea Selatan, dan Iran. Para pendatang tersebut akan otomatis masuk karantina selama 14 hari demi mencegah penyebaran virus Korona.

Baca juga: Virus Korona Ancam Penyelenggaraan MotoGP Qatar 2020

Takaaki Nakagami di Sirkuit Internasional Losail, Qatar (Foto: Twitter/@LCR_Team)

Peraturan berbeda diterapkan dari sejumlah negara lain, seperti Italia, Malaysia, Thailand, Taiwan, Hong Kong, Singapura, Jepang, dan Makau. Para pendatang dari negara-negara tersebut tetap diizinkan masuk dengan terlebih dahulu melalui pemeriksaan suhu tubuh yang ketat. Jika kedapatan memiliki suhu tubuh di atas normal, individu tersebut akan langsung dikirim ke Rumah Sakit Hamad guna pengecekan lebih lanjut.

Selain aturan tersebut, Pemerintah Qatar juga tidak lagi memberikan fasilitas visa on arrival untuk pemegang paspor Italia dan Jepang. Mengingat banyak teknisi yang terlibat di MotoGP berasal dari Jepang dan Italia, maka lamanya waktu pemeriksaan dikhawatirkan mengganggu persiapan. Pemerintah Qatar lantas memberi dispensasi khusus bagi individu yang terlibat di MotoGP.

“Pengecualian diberikan kepada partisipan di MotoGP dengan syarat yang ketat, seperti nama-nama yang harus diberikan sebelum ketibaan. Para pendatang akan menjalani pemeriksaan suhu tubuh dan jika berada di atas normal, akan langsung dikirim ke rumah sakit. Jika tidak terinfeksi, maka akan dipulangkan dalam waktu 12-48 jam. Individu yang terlibat di MotoGP tidak akan dikarantina kecuali terjangkit virus Korona,” bunyi pernyataan resmi tersebut, disitat dari Crash, Sabtu (29/2/2020).

Sementara itu, posisi FIM dan Dorna Sports tidak berubah. Kedua organisasi sepakat untuk tetap menggelar balapan MotoGP Qatar 2020 sesuai jadwal. Apalagi, Pemerintah Qatar berjanji untuk mempercepat prosedur pemeriksaan serta antisipasi terhadap individu yang tiba dengan penerbangan langsung dari Jepang dan Italia.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini