MADRID – CEO Dorna (Promotor MotoGP), Carmelo Ezpeleta, buka suara soal kasus doping yang tengah menimpa Andrea Iannone. Ia memberi pembelaan untuk pembalap yang kini tengah memperkuat Tim Aprilia Gresini tersebut.
Ezpeleta percaya Iannone tak bersalah dalam kasus tersebut. Sebab, sang pembalap dinilai tidak menunjukkan iktikad buruk ataupun mencurigakan saat diminta untuk menjalani tes doping usai balapan di MotoGP Malaysia 2019 itu.

Bahkan, Iannone tanpa ragu langsung mengambil sampel untuk diberikan kepada pihak Badan Anti-Doping Dunia (WADA). Jika Iannone melakukan pelanggaran terkait doping, Ezpeleta yakin sang pembalap akan meminta waktu lebih dahulu untuk melakukan hal-hal yang bisa menghilangkan jejak buruknya.
BACA JUGA: Ezpeleta: Masalah Rossi dan Marquez pada 2015 Belum Selesai
Ezpeleta sendiri yakin penjelasan yang diutarakan Iannone merupakan sebuah kebenaran. Meski memercayainya, Ezpeleta kini tak bisa berbuat apa pun untuk menyelesaikan kasus tersebut selain menunggu pengumuman dari sidang doping yang hingga kini masih dijalani Iannone.
“Jika Iannone memiliki iktikad buruk, dia akan menunjukkan perilaku yang berbeda. Mungkin, dia akan buang air kecil sebelum mengambil sampel dan hal-hal mungkin akan berubah. Jika seseorang menggunakan zat yang dia tahu tidak diperbolehkan dan harus memberikan sampel, orang itu pasti akan melakukan hal yang pintar,” ujar Ezpeleta, sebagaimana dikutip dari GP One, Selasa (18/2/2020).
“Apa yang dikatakan Andrea adalah benar, saya memverifikasinya. Kemudian, dia melakukan tes rambut dan itu juga mengonfirmasi hal-hal tertentu. Bukan wewenang saya untuk memutuskan, tetapi semua elemen ini membuat saya berpikir tentang hal-hal tertentu. Akan ada orang yang tepat untuk mengambil keputusan yang tepat,” tukasnya.
(Ramdani Bur)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.