Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rivola Pede Iannone Bakal Turun di MotoGP Qatar 2020

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Sabtu, 15 Februari 2020 |20:09 WIB
Rivola <i>Pede</i> Iannone Bakal Turun di MotoGP Qatar 2020
Pembalap Tim Aprilia Gresini, Andrea Iannone. (Foto: Aprilia Gresini)
A
A
A

FAENZA – CEO Aprilia Gresini, Massimo Rivola, percaya diri Andrea Iannone bakal turun di seri perdana MotoGP 2020 yang berlangsung di Sirkuit Losail, Qatar pada Minggu 8 Maret 2020. Kepercayaan diri itu muncul lantaran Rivola melihat Iannone terbukti negatif dari tes doping obat-obatan terlarang yang didakwa Badan Anti Doping Dunia (WADA).

Sebagaimana diketahui, Iannone tak bisa mengikuti tes MotoGP Malaysia 2020 pada awal Februari 2020 kemarin lantaran pihak WADA mendakwa pembalap asal Italia itu telah menggunakan doping di MotoGP 2019. Pihak WADA menyatakan hal tersebut setelah melakukan tes urine Iannone beberapa bulan yang lalu.

Baca Juga: CEO Aprilia Pastikan Iannone Tak Gunakan Doping

Massimo Rivola

Akan tetapi, Rivola menilai tes urine tidak terlalu akurat. Karena itu timnya mencoba melakukan tes rambut Iannone untuk melihat dakwaan itu benar atau tidak. Setelah tes rambut itu, Iannone dinyatakan negatif menggunakan obat-obatan terlarang.

Hal itu jelas menjadi sebuah angin segar untuk Rivola, khususnya untuk Aprilia. Sebab dengan begitu maka peluang Iannone untuk kembali ke lintasan balap sebelum bergulirnya MotoGP 2020 bisa saja terbuka.

“Saya sedikit santai mengenai peluang Andrea (Iannone) kembali, walau santai sebenarnya bukanlah kata yang tepat untuk saat ini. Saya kecewa dia dinyatakan bersalah dan dia harus membayar sesuatu hal yang tidak dia perbuat,” ungkap Rivola, melansir dari GPOne, Sabtu (15/1/2020).

“Kami saat ini sangat membutuhkannya, terlebih motor yang kami buat (untuk MotoGP 2020) adalah motor yang berdasarkan saran dari dirinya. Dia menginginkan motor yang jauh lebih baik saat berada di tikungan dan lebih halus di semua titik. Seperti yang dia rasakan di Suzuki. Kami jelas dirugikan karena absennya dia,” tambah mantan bos Formula One (F1) itu.

Kendati begitu, Rivola tak bisa langsung berharap Iannone bisa langsung turun. Sebab ia dan Aprilia harus melakukan banding ke Pengadilan Arbitrase untuk Olahraga (CAS) untuk bisa membuat Iannone bisa kembali dengan cepat.

(Ramdani Bur)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement