nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Alasan Kawasaki Enggan Kembali Tampil di MotoGP

Ezha Herdanu, Jurnalis · Kamis 13 Februari 2020 04:29 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 12 38 2167602 ini-alasan-kawasaki-enggan-kembali-tampil-di-motogp-TV2OTpXbJr.jpg Jonathan Rea (Foto: Twitter @jonathanrea)

TOKYO – Kawasaki Racing Team Director, Ichiro Yoda, memberikan jawaban soal rumor timnya bakal kembali berpartisipasi di kejuaraan dunia MotoGP dalam waktu dekat. Yoda menegaskan bahwa Tim Kawasaki sama sekali tak memiliki rencana kembali tampil di MotoGP, lantaran besarnya dana yang harus mereka keluarkan.

Sebagaimana diketahui, Kawasaki memang sempat menjadi salah satu tim yang berpartisipasi di MotoGP. Terhitung, Kawasaki sempat menghabiskan tujuh musim tampil sebagai tim di MotoGP sejak 2002 hingga 2008.

Baca Juga: Meski Mendominasi Superbike, Rea Diyakini Bakal Sulit Kalahkan Marquez di MotoGP

Akan tetapi minim hasil positif yang didapat, membuat Kawasaki pun akhirnya absen tampil di MotoGP hingga saat ini. Namun dengan fakta bahwa mereka mampu meraih kesuksesan di ajang Superbike, wacana Kawasaki bakal kembali di MotoGP mulai mencuat.

Yoda yang juga menjabat sebagai insinyur senior Kawasaki pun memberikan jawaban soal rumor timnya kembali mentas di MotoGP. Yoda menjelaskan bahwa besarnya biaya yang harus dikeluarkan jadi alasan Kawasaki takkan kembali tampil di MotoGP di masa mendatang.

“Beberapa orang bilang begitu. Tapi MotoGP bukanlah cara yang tepat bagi kami. Anda harus memikirkan apa yang dibutuhkan MotoGP, ke mana arah teknologi menuju, dan apa yang memotivasi Anda. Usai mempertimbangkan semua, MotoGP bukan pilihan,” ujar Yoda, seperti disadur dari Motorsport Total, Kamis (13/2/2020).

Baca Juga: Rea Serahkan Nasibnya di Superbike kepada Kawasaki

“MotoGP terlalu mahal untuk Kawasaki. Ini adalah keputusan dari bagian finansial kami. MotoGP butuh dana setidaknya 10 kali lipat dibanding WorldSBK. Untuk MotoGP, Anda butuh 60-70 juta euro per tahun, sementara Honda saja menghabiskan 100 juta euro,” lanjutnya.

“Sebagai tambahan, kami tak bisa meyakinkan manajemen tertinggi Kawasaki jika kami hanya bisa finis kelima di MotoGP. Anda pasti menginginkan kemenangan, tak peduli di kategori apa. Itulah alasan WorldSBK jauh lebih masuk akal bagi Kawasaki, jika dilihat dari segi finansial,” tutup pria asal Jepang itu.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini