“MotoGP terlalu mahal buat Kawasaki, setidaknya ajang itu membutuhkan dana 10 kali lipat lebih besar dari WSBK. Untuk MotoGP, Anda butuh 60-70 juta Euro (setara Rp900 miliar-1 triliun) per tahun. Sekadar perbandingan, Honda saja menghabiskan 100 juta Euro (setara Rp1,5 triliun) setiap tahunnya,” papar Ichiro Yoda, mengutip dari Speedweek, Minggu (2/2/2020).
“Lagipula, sulit buat kami meyakinkan Manajemen Kawasaki untuk mengucurkan dana tetapi hanya finis di posisi kelima pada MotoGP. Anda pasti mengharapkan kemenangan, tidak peduli kategori apa pun. Karena itu, WSBK lebih masuk akal buat Kawasaki dari sudut pandang finansial,” imbuh lelaki berkebangsaan Jepang itu.
Sebagai informasi, tim satelit di MotoGP seperti LCR Honda saja membutuhkan dana sedikitnya 10 juta Euro (setara Rp155 miliar) per tahun. Dana paling besar habis untuk menggaji pembalap serta pengembangan motor. Bukan tidak mungkin, tim-tim pabrikan menganggarkan dana yang jauh lebih besar.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.