LOS ANGELES – Dunia olahraga masih dalam keadaan duka usai legenda NBA, Kobe Bryant, meninggal dunia pada Senin 27 Januari 2020 kemarin. Apalagi sampai saat ini jenazah mantan pemain LA Lakers itu masih belum bisa dievakuasi dari lokasi kecelakaan.
Ya, Kobe Bryant meninggal akibat mengalami kecelakaan helikopter yang terjadi di daerah Calabasas, pinggiran Kota Los Angeles, Amerika Serikat. Kobe Bryant tewas bersama putrinya, Gianna Maria-Onore Bryant, dan juga tujuh korban lainnya yang berada di dalam helikopter tersebut.
Baca Juga: Kobe Bryant Meninggal, Federasi Basket Italia Berkabung Sepekan
— Los Angeles Lakers (@Lakers) January 27, 2020
Masih belum dievakuasinya jenazah Kobe Bryant karena pihak berwenang kesulitan untuk melakukan evakuasi tersebut. Kondisi lokasi yang kecelakaan yang berada di daerah perbukitan menjadi alasan mengapa sampai berita ini dibuat jenazah Kobe Bryant masih berada di tempat kejadian.
Kabar meninggalnya Kobe Bryant pun langsung mendunia hanya dalam waktu beberapa detik saja dan langsung membuat orang ikut bersimpati dan mendoakan pria yang wafat di usia 41 tahun tersebut. Melihat simpati yang begitu luar biasa itu, LA Lakers selaku tim yang menjadi tempat Kobe Bryant besar itu mengucapkan rasa terima kasihnya kepada dunia.
Kini, La Lakers hanya mau fokus untuk melakukan evakuasi jenazah Kobe Bryant dan Gianna, beserta ketujuh korban lainnya dan bakal memberikan info lebih lanjut kepada masyarakat dunia. Akibat Lakers ingin fokus dengan kejadian Kobe Bryant itu, laga mereka dengan LA Clippers yang harusnya berlangsung pada Rabu 29 Januari 2020 pun harus ditunda.
“Los Angeles Lakers ingin mengucapkan terima kasih kepada Anda semua atas rasa simpati dan belasungkawa yang luar biasa. Ini adalah waktu yang sangat sulit bagi kami semua. Kami akan terus mendukung keluarga Kobe Bryant dan akan berbagi informasi lebih lanjut jika hal itu ada,” terang pernyataan Lakers, dilansir dari Bleacher Report, Selasa (28/1/2020).
(Ramdani Bur)