nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pelatih Tunggal Putra Indonesia Sesalkan Tidak Ada Momota di Indonesia Masters 2020

Andika Pratama, Jurnalis · Kamis 23 Januari 2020 01:14 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 22 40 2156907 pelatih-tunggal-putra-indonesia-sesalkan-tidak-ada-momota-di-indonesia-masters-2020-pF2h775KGN.jpg Anthony Sinisuka Ginting (Foto: PBSI)

JAKARTA – Pelatih Tunggal Putra PBSI, Hendry Saputra senang dengan keberhasilan anak didiknya, Anthony Sinisuka Ginting untuk menyabet gelar juara Indonesia Masters 2020. Akan tetapi, ada secuil hal yang dipikirkan Hendry soal keberhasilan Anthony.

Hendry menginginkan Anthony mendapatkan tantangan yang lebih berat lagi karena Indonesia Masters menjadi ajang uji coba yang bagus sebelum Olimpiade 2020. Hendry mengharapkan tungga putra nomor satu dunia saat ini, Kento Momota ikut ambil bagian di Indonesia Masters.

Namun, karena Momota baru saja mengalami kecelakaan di Malaysia sehingga ia harus absen di Indonesia Masters. Sejatinya ada satu pebulu tangkis lagi yang bisa menjadi tantangan untuk Anthony yakni Chou Tien Chen dari Taiwan.

BACA JUGA: Pelatih Ungkap Kunci Sukses Anthony di Final Indonesia Masters 2020

Patut disayangkan, Chou harus gugur di babak pertama setelah kalah dari wakil Hong Kong, Lee Cheuk Yiu. Lee Cheuk Yiu yang bukan unggulan bahkan melenggang sampai babak semifinal sebelum dikalahkan tunggal putra Denmark, Anders Antonsen.

Setelah itu, Antonsen jadi lawan Anthony di partai puncak. Pertandingan awalnya berjalan dengan sengit tetapi Anthony mampu meraih kemenangan dalam rubber gim dengan skor 17-21, 21-15 dan 21-9. Gelar juara ini merupakan pencapain positif untuk Anthony yang tahun lalu kalah dalam lima partai puncak yang dijalani.

“Banyak yang bilang, Anthony bisa juara karena Momota absen dan Chou Tien Chen (Taiwan) sudah kalah. Kalau dari saya, justru saya maunya Momota datang dan Chou masih ada di babak akhir, karena bisa diuji lagi jelang olimpiade. Mereka adalah pemain-pemain top. Bisa saja di turnamen yang tinggal beberapa lagi jelang olimpiade, nggak ketemu lagi, maunya kan di sini (Indonesia Masters),” ujar Hendry, melansir dari laman resmi PBSI, Kamis (23/1/2020).

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini