“Semuanya tergantung situasi. Jika ada target yang menyita perhatian saya, maka saya akan turun. Akan tetapi, saya hanya berada dalam situasi harus kalah,” ujar Marc Marquez, dinukil dari Speedweek, Senin (30/12/2019).
“Misalnya saya turun di Suzuka 8 Hours, maka saya hanya bisa kalah. Kalau saya menang, itu akan terasa normal buat masyarakat umum. Hanya kekalahan saya saja yang bisa menjadi tajuk utama berita,” tukas pria berusia 26 tahun itu.

Kembali ke Andrea Dovizioso dan Valentino Rossi, hasil yang diraih kedua pembalap itu cukup bertolak belakang. Dovizioso gagal naik podium di DTM, sementara Rossi sanggup naik podium dengan Tim Kessel VR46 Racing Team bersama Luca Marini dan Alessio Salucci pada awal Desember 2019.
(Fetra Hariandja)