“David adalah kepala mekanik yang berusia muda dan itu sangat menarik buat saya. Dia lebih seperti generasi baru kepala mekanik. Ini sangat bagus dan saya menyukainya. Akan tetapi, kami butuh waktu, terutama dia butuh waktu untuk memahami dan mempelajari motor YZR M-1,” urai Valentino Rossi, dilansir dari Crash, Kamis (19/12/2019).
“Andai kami bisa kuat dan kompetitif, maka moral dalam tim bukan sebuah masalah. Lagipula, masalah di tim sejauh ini bukan moral, tetapi hasil. Di olahraga ini, sama seperti kehidupan, jika Anda mendapat hasil yang bagus, semuanya akan terasa bagus,” imbuh pria berusia 40 tahun itu.

Pergantian kepala kru tersebut terasa wajar karena Valentino Rossi menganggap MotoGP 2020 sebagai musim yang penting. Di satu sisi dirinya ingin mengejar gelar juara dunia ke-10, sementara pada satu sisi lainnya, kontraknya akan habis pada akhir musim depan. Jika mampu kompetitif, bukan tidak mungkin pembalap bernomor 46 itu akan kembali menunda rencana untuk pensiun.
(Fetra Hariandja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.