Rossi: Munoz Adalah Generasi Baru Kepala Mekanik

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Kamis 19 Desember 2019 09:21 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 19 38 2143646 rossi-munoz-adalah-generasi-baru-kepala-mekanik-6HZ6xYEA8j.jpg Valentino Rossi yakin dengan kinerja David Munoz (Foto: Crash)

ABU DHABI – Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, bakal kedatangan kepala kru baru musim depan, yaitu David Munoz. Kolaborasi keduanya memang baru dimulai pada tiga tes pramusim MotoGP 2020, tetapi pujian sudah dilayangkan The Doctor.

Puasa kemenangan sejak MotoGP Belanda 2017 memaksa Valentino Rossi untuk mengambil pilihan ekstrem. Ia mengganti kepala krunya saat ini, Silvano Galbusera, dengan David Munoz mulai awal musim depan. Pria berpaspor Spanyol itu tentu bukan orang sembarangan.

David Munoz bekerja untuk Tim Moto2 milik Valentino Rossi (Foto: MotoGP)

Baca juga: Rossi Ungkap Rencananya jika Pensiun dari MotoGP

David Munoz diketahui bekerja untuk Tim VR46 yang turun di Moto2. Meski berusia muda, ia sanggup membuktikan kapasitasnya di tim milik Valentino Rossi itu. Tak pelak, pujian pun meluncur dari mulut pembalap asal Tavullia itu.

“David adalah kepala mekanik yang berusia muda dan itu sangat menarik buat saya. Dia lebih seperti generasi baru kepala mekanik. Ini sangat bagus dan saya menyukainya. Akan tetapi, kami butuh waktu, terutama dia butuh waktu untuk memahami dan mempelajari motor YZR M-1,” urai Valentino Rossi, dilansir dari Crash, Kamis (19/12/2019).

“Andai kami bisa kuat dan kompetitif, maka moral dalam tim bukan sebuah masalah. Lagipula, masalah di tim sejauh ini bukan moral, tetapi hasil. Di olahraga ini, sama seperti kehidupan, jika Anda mendapat hasil yang bagus, semuanya akan terasa bagus,” imbuh pria berusia 40 tahun itu.

Valentino Rossi berpisah dengan Silvano Galbusera

Pergantian kepala kru tersebut terasa wajar karena Valentino Rossi menganggap MotoGP 2020 sebagai musim yang penting. Di satu sisi dirinya ingin mengejar gelar juara dunia ke-10, sementara pada satu sisi lainnya, kontraknya akan habis pada akhir musim depan. Jika mampu kompetitif, bukan tidak mungkin pembalap bernomor 46 itu akan kembali menunda rencana untuk pensiun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini