“Pada awalnya saya tidak terlalu yakin dengan situasi yang dialami Avintia. Kemudian, Paolo Ciabatti (Direktur Olahraga Ducati) dan Gigi Dall’Igna (Manajer Tim Ducati Corse) meyakinkan saya bahwa segalanya akan berubah. Anda akan lihat dan paham mengapa Avintia tidak akan menjadi tim yang sama lagi pada saat tes di Sepang,” ucap Johann Zarco, dilansir dari Paddock GP, Kamis (19/12/2019).
“Jika saya mampu tampil cepat, maka dukungan akan terus meningkat. Ducati selalu melakukan hal itu. Kita sudah melihatnya ketika (Andrea) Iannone di Pramac tampil lebih bagus daripada (Cal) Crutchlow yang merupakan pembalap tim pabrikan,” imbuh pria berusia 29 tahun itu.

Johann Zarco berharap dapat tampil impresif dan menunjukkan kapasitasnya sepanjang musim 2020. Sebab, ia membidik satu tempat di tim pabrikan Ducati pada MotoGP 2021 mengingat kontrak kedua pembalapnya, yaitu Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci akan habis musim depan.
(Fetra Hariandja)