
“Pada awalnya, pengembangan akan terbatas karena saya hanya diberikan (Desmosedici) GP19, tetapi jika saya kompetitif mereka akan memberi saya lebih banyak. Ducati melakukan ini, kami melihatnya ketika Iannone di Pramac (Ducati) lebih kuat dari (Calk) Crutchlow. Saya tahu saya akan memiliki segalanya untuk dilakukan dengan baik, maka itu akan menjadi giliran saya,” ujar Zarco, melansir dari Tutto Motori Web, Rabu (18/12/2019).
“Tujuan saya adalah kembali ke 10 besar dalam setiap balapan. Jika saya ingin memperjuangkan gelar dalam 2 atau 3 tahun ke depan saya harus berhasil. Saya ingin menaklukkan (motor) utama Ducati pada 2021,” pungkasnya.
(Andika Pratama)