MADRID – Pembalap anyar Tim Reale Avintia Ducati, Johann Zarco, tak menyesali kepergiannya dari KTM. Sebab, dengan memutuskan menyudahi kontraknya lebih awal di tim tersebut, ia bisa mendapat kesempatan untuk menunggangi motor Honda.
Zarco memang memutuskan untuk mengakhiri kariernya lebih awal di KTM, tepatnya di pertengahan musim 2019. Keputusan ini diambil lantaran dirinya kesulitan beradaptasi dengan motor KTM. Hasil yang kurang memuaskan pun terus diraih sejak awal musim.
BACA JUGA: Tardozzi Sambut Kedatangan Zarco di Ducati
Keinginan Zarco pun diwujudkan oleh KTM. Sejatinya, sang pembalap baru resmi meninggalkan pabrikan asal Austria itu pada akhir musim 2019. Tetapi, beberapa pekan setelah pengumuman kepergiannya tersebut, pihak KTM memutuskan untuk menendang Zarco dan menggantinya dengan sang test rider, Mika Kallio.

Kondisi ini membuat Zarco harus absen dalam beberapa balapan. Sebab, ia sendiri tak mempunyai rencana apa pun saat membuat keputusan untuk meninggalkan KTM. Tetapi, peluang untuk kembali menjalani balapan tiba-tiba datang. Tim satelit Honda, LCR, meminta Zarco untuk menggantikan Takaaki Nakagami dalam dua balapan seri terakhir MotoGP 2019.
Keputusan ini tentu saja disambut gembira oleh Zarco. Apalagi, saat itu, rumor kepergian Jorge Lorenzo dari tim utama Honda santer terdengar. Dengan tampil apik bersama LCR, ia merasa peluang untuk melakoni balapan di musim depan bakal terbuka lebar. Sayangnya, Zarco gagal menyuguhkan penampilan yang apik. Ia pun kini akhirnya bergabung dengan tim satelit Ducati.

“Ketika saya memutuskan untuk meninggalkan proyek KTM pada awal Agustus, saya tidak punya rencana B. Kemudian mereka membebaskan saya demi Kallio. Pada akhirnya, itu menjadi kejahatan yang berubah menjadi lebih baik karena saya mendapat kesempatan untuk mengendarai Honda," ujar Zarco, sebagaimana dikutip dari Speedweek, Kamis (12/12/2019).
"Saya bisa melihat Jorge (Lorenzo) tidak bekerja dengan baik lagi dan meskipun saya tidak tahu seperti apa masa depannya nanti, saya memainkan kartu itu. Tentu saja, ketika dia mengadakan konferensi pers untuk mengatakan akan mengakhiri kariernya, saya pikir itu tepat untuk saya terlihat bagus. Tetapi pada akhir pekan, angin berubah dan banyak hal yang terbalik. Itu adalah Minggu yang aneh karena saya sudah tahu hampir tidak memiliki peluang,” tukasnya.
(Djanti Virantika)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.