Sebab, bagi Dall’Igna, Lorenzo adalah pembalap yang begitu hebat dan memiliki potensi besar. Kehadirannya pun dinilai begitu penting di MotoGP. Karena itu, Dall’Igna turut merasakan kesedihan yang mendalam saat Lorenzo mengumumkan ke khalayak ramai keputusan pensiunnya.

"Saya kenal dia (Lorenzo) sejak awal kariernya, dia pembalap yang sangat penting bagi saya, kami memenangkan dua gelar dunia di kelas 250cc. Saya sangat senang dengan bagaimana ia mengembangkan gaya membalapnya saat bersama kami. Ada saat-saat sulit, terutama di awal, tetapi akhirnya kami mampu menyelesaikan masalah dan mendapatkan hasil, seperti yang kami harapkan. Tetapi, akhir musim dirusak oleh cedera,” ujar Dall’Igna, sebagaimana dikutip dari Paddock GP, Rabu (11/12/2019).
“Hari pensiunnya jelas bukan hari terbaik dalam hidup saya, dia membawa kami ke emosi besar selama kariernya dan kami akan merindukannya. Saya mengasosiasikannya dengan banyak momen indah. Saya memiliki banyak kenangan indah dengannya. Dia sangat berbakat, dia mengendarai motor dengan caranya sendiri. Terkadang, ketika saya melihat data telemetri, tidak ada pembalap lain seperti dia, terutama di 125cc dan 250cc,” tukasnya.
(Djanti Virantika)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.