MANILA – Pebulu tangkis ganda putri Indonesia, Greysia Polii, merasakan kebahagiaan luar biasa ketika berhasil memenangi medali emas di SEA Games 2019. Medali emas tersebut menjadi yang pertama bagi Greysia setelah menanti 14 tahun dalam penyelenggaraan pesta olahraga terbesar se-Asia Tenggara tersebut.
Greysia sendiri memulai kariernya di ajang SEA Games pada 2005 berpasangan dengan Jo Novita. Kala itu, Greysia/Jo harus puas dengan medali perak. Dua tahun kemudian, Greysia yang masih berpasangan dengan Jo, juga harus menerima kenyataan meraih medali perak.

Pada 2009, Greysia yang berpasangan dengan Nitya Krishinda Maheswari, langkahnya terhenti di perempatfinal. Pada 2011, Greysia absen karena mengalami cedera. Pada 2013, Greysia yang masih berpasangan dengan Nitya kembali mendapatkan medali perak.
Baca juga Komentar Greysia/Apriyani Usai Sumbang Medali Emas untuk Indonesia
SEA Games berikutnya pada 2015, Greysia kembali absen. Pada 2017, nasibnya lebih tragis ketika harus tersingkir di babak pertama saat menjalani pasangan dengan Apriyani Rahayu. Akan tetapi semua itu terpecahkan di SEA Games 2019, di mana Greysia bersama Apriyani meraih medali emas usai menaklukkan Chayanit Chaladchalam/Phataimas Muenwong (Thailand) dengan skor 21-3 dan 21-18.