nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Crutchlow Masih Ragu Jalani Operasi Cabut Pelat di Kakinya

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Sabtu 23 November 2019 09:16 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 23 38 2133452 crutchlow-masih-ragu-jalani-operasi-cabut-pelat-di-kakinya-u18DItivUV.jpg Cal Crutchlow masih belum tahu apakah akan mengoperasi kakinya lagi atau tidak (Foto: Instagram/Cal Crutchlow)

VALENCIA – Pembalap LCR Honda, Cal Crutchlow, belum tahu apakah akan menjalani operasi untuk mencabut pelat di engkel kaki kanannya sepanjang jeda musim dingin atau tidak. Hal itu baru akan diputuskan ketika dirinya mendarat di California, Amerika Serikat (AS), pada Januari 2020.

Sekadar informasi, pelat tersebut ditanam untuk menstabilkan patahan tulang di kaki kanan Cal Crutchlow usai kecelakaan hebat di Sirkuit Phillip Island, Australia, Oktober 2018. Operasi pada akhir tahun lalu tersebut berhasil menyelamatkan karier sang pembalap.

Kaki kanan Cal Crutchlow masih tertanam pelat (Foto: MotoGP)

Baca juga: Urung Gantikan Lorenzo di Tim Honda, Crutchlow Tak Kecewa

Sepanjang musim 2019, Cal Crutchlow mengaspal dengan pelat yang masih tertanam di kaki. Ia masih belum tahu apakah akan menjalani operasi untuk mencabutnya karena tidak mau mengganggu persiapan pada awal tahun guna menyambut musim depan.

“Ada sebuah diskusi besar untuk apa yang dilakukan. Saya pasti harus melewatkan tes di Jerez jika melakukan operasi mencabut pelat. Akan tetapi, tidak ada jaminan tulangnya akan tubuh tepat waktu,” ucap Cal Crutchlow, dilansir dari Crash, Sabtu (23/11/2019).

“Saya tidak mau menjalani rehabilitasi sepanjang musim dingin. Saya yakin itu adalah hal terbaik tetapi waktunya sangat sempit. Masalahnya, cedera ini terkadang terasa tidak apa-apa, tetapi juga bisa menyakitkan. Semua tergantung bagaimana perasaan saya ketika di California nanti,” sambung pembalap berusia 34 tahun itu.

Cal Crutchlow belum tahu apakah akan mencabut pelat di kakinya atau tidak (Foto: Facebook/LCR Honda)

Cal Crutchlow tidak masalah untuk menunda persiapan selama sepekan jika harus menunggu redanya rasa sakit di kaki. Ayah dari satu orang putri itu berencana memulai latihan pada awal Desember 2019 dengan bersepeda selama 100 jam, dilanjutkan pada Januari 2020 dengan durasi yang sama.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini