VALENCIA – Gelaran MotoGP Valencia 2019 merupakan seri balapan penutup musim ini. Seri tersebut tentunya menjadi ajang balapan terakhir juga bagi Jorge Lorenzo yang telah memutuskan pensiun. Lorenzo pun tidak memungkiri kalau ia merasa gugup melakoni balapan terakhirnya.
Pada awalnya, Lorenzo berpikiran kalau ia akan menjalani balapan terakhirnya dengan senang. Sebab, ia sudah tidak memiliki tekanan apa pun. Akan tetapi, ia menyadari bahwa Sirkuit Valencia berbahaya. Jika ia tidak berhati-hati, maka ia bisa mengalami kecelakaan lantaran lintasannya yang licin.
Baca juga: Mick Doohan: Lorenzo Buat Keputusan yang Tepat untuk Pensiun!

Hal itu pada akhirnya membuat Lorenzo gugup. Pasalnya, ia tak ingin balapan terakhirnya diwarnai dengan kecelakaan. Juara dunia lima kali itu tentunya ingin memiliki perpisahan yang menyenangkan, bukan dengan insiden. Apalagi ia tampil di hadapan publik negaranya sendiri.
“Kemarin saya mencoba membayangkan bagaimana berlangsungnya hari balapan. Saya pikir saya akan santai di grid, karena tekanannya benar-benar mati. Tetapi, perasaan saya menyatakan sebaliknya. Saya gugup, saya merasakan tekanan, karena saya ingin tetap utuh,” ungkap Lorenzo, menukil dari Speedweek, Senin (18/11/2019).
“Saya melihat cukup banyak kecelakaan di kelas-kelas kecil (Moto2 dan Moto3). Lintasannya licin, Anda terus-menerus dalam ancaman terjatuh. Pada saat yang sama saya tidak ingin merangkak di depan 100 ribu penggemar tuan rumah di posisi terakhir. Bahaya ini ada, itu tinggi. Saya tidak ingin jatuh,” tukas Lorenzo.

Pada akhirnya Lorenzo berhasil menyelesaikan balapan di Valencia tersebut dengan finis ke-13. Meski gagal masuk 10 besar, namun Lorenzo sudah sangat bahagia. Terlebih lagi, Honda berhasil menyabet triple crown berkat upaya Marc Marquez yang memenangi balapan di Valencia.
(Fetra Hariandja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.