nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Marquez Waspadai Dovizioso dan Yamaha di MotoGP 2020

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Jum'at 08 November 2019 02:12 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 07 38 2127050 marquez-waspadai-dovizioso-dan-yamaha-di-motogp-2020-Rraivxb1pN.jpg Andrea Dovizioso dan Marc Marquez (Foto: Laman resmi MotoGP)

MADRID – Musim balap MotoGP 2019 memang belum sepenuhnya berakhir. Akan tetapi, pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, telah berhasil menyegel gelar juara dunia. Itulah mengapa ia kini langsung mengalihkan fokusnya ke musim balap MotoGP 2020.

Meski Marquez tampil sangat dominan di sepanjang musim balap MotoGP 2019. Akan tetapi, pembalap berjuluk The Baby Alien itu enggan jemawa. Sebab, ketika memasuki musim baru, semuanya dimulai dari nol poin lagi dan setiap pembalap punya peluang yang sama.

Baca juga: Vinales Beberkan Kunci Kecepatan Pembalap Yamaha

Marc Marquez

Setelah melihat pertarungan yang terjadi di MotoGP 2019, Marquez pun mulai menimbang soal siapa saja pembalap yang dinilainya bakal menjadi pesaing berat musim depan. Salah satu yang langsung terlintas di benak Marquez tentunya adalah Andrea Dovizioso dari Mission Winnow Ducati.

Menurutnya, Dovizioso adalah salah satu pembalap yang mampu tampil konsisten. Maka dari itu, ia tak terkejut jika musim depan Dovizioso kembali tampil sebagai pesaing utama. Selain Dovizioso, Marquez juga mewaspadai para pembalap Yamaha. Pasalnya, di paruh kedua musim balap MotoGP 2019, para pembalap Yamaha selalu ikut bersaing di jajaran terdepan.

“Sejauh menyangkut kecepatan, sepertinya Yamaha. Mereka lebih baik di paruh kedua musim ini. Dalam hal konsistensi, Andrea selalu ada di sana. Dia sangat konsisten, mereka akan menjadi lawan yang kuat. Pada tahun 2020, kita semua mulai dari titik nol, jadi tidak ada favorit, semua sama," terang Marquez, mengutip dari Speedweek, Jumat (8/11/2019).

Maverick Vinales vs Marc Marquez

“Yamaha sangat kuat di paruh kedua musim ini. Tetapi pada akhirnya, saya memiliki lebih banyak poin daripada yang mereka bawa, jika kita hanya memperhatikan paruh kedua. Itu lebih sulit, tetapi kami memiliki konstanta yang sama. Kami menderita di beberapa balapan, tetapi ketika kami menderita kami masih finis di tempat kedua," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini