AUSTIN – Pembalap Mercedes, Lewis Hamilton, menyegel gelar juara dunia Formula One (F1) 2019 usai menempati posisi kedua dalam Grand Prix Amerika Serikat di Sirkuit Austin. Hasil tersebut tentunya membuat Hamilton bahagia karena berhasil meraih gelar juara dunianya yang keenam.
Hamilton sebenarnya memulai balapan dari posisi kelima. Akan tetapi, seiring berlangsungnya balapan, ia berhasil menyalip dua pembalap Scuderia Ferrari yang berada di depannya hingga akhirnya finis kedua. Diakui oleh Hamilton bahwa balapan kali ini tidak berlangsung mudah.
Baca juga: Hasil F1 GP Amerika Serikat 2019, Hamilton Juara Dunia
What a day for @LewisHamilton in Texas
— Formula 1 (@F1) November 3, 2019
A six-time F1 world champion 🤩
Only one driver - the great Michael Schumacher - has more#USGP 🇺🇸 #F1 pic.twitter.com/WIOCHEVXhw
Pembalap berjuluk The Boss itu sebenarnya membidik kemenangan dalam balapan di Austin ini. Sayangnya, ia tak mampu mengejar rekan setimnya, Valtteri Bottas, yang sudah berada di posisi terdepan sejak start. Hamilton menerangkan bahwa ia terkendala masalah ban untuk bisa menyaingi Bottas.
Hamilton menerangkan bahwa di setiap balapan ia selalu mengincar kemenangan. Itulah mengapa meski kini ia telah menyegel gelar juara dunia, namun Hamilton tetap akan membidik kemenangan di dua seri tersisa F1 2019.
"Ini luar biasa jika saya boleh jujur. Ini adalah balapan yang sulit hari ini dan kemarin adalah hari yang sulit bagi kami. Valtteri melakukan pekerjaan yang hebat, jadi selamat kepadanya. Ayah saya memberi tahu saya ketika saya berusia enam atau tujuh tahun untuk tidak pernah menyerah dan itu adalah moto hidup keluarga,” terang Hamilton, menyadur dari Eurosport, Senin (4/11/2019).

“Saya mendorong sekuat tenaga saya, berharap bisa menang hari ini tetapi saya tidak memilikinya di ban. Di balapan berikutnya kami akan terus mendorong dan saya ingin memberikan teriakan besar untuk semua penggemar dan orang Inggris yang datang ke sini akhir pekan ini," tukas Hamilton.
(Fetra Hariandja)