VENTNOR – Pembalap Repsol Honda, Jorge Lorenzo, benar-benar kecewa dengan penampilannya di MotoGP Australia 2019. Sebab, pria berkebangsaan Spanyol itu hanya bisa finis di urutan terakhir dan berselisih 66 detik dari sang pemenang, yakni rekan setimnya Marc Marquez.
Jorge Lorenzo sempat mengungkapkan optimismenya untuk meraih hasil yang bagus di Sirkuit Phillip Island. Selain rekornya yang mentereng di Negeri Kanguru, Por Fuera mengaku mendapat hal berharga dari balapan di MotoGP Jepang 2019 pekan lalu.

Baca juga: Lorenzo Tepis Rumor Pensiun dalam Waktu Dekat
Sayangnya, momentum Jorge Lorenzo dirusak oleh kondisi lintasan yang basah dan berangin pada hari kedua, yakni Sabtu 26 Oktober 2019. Pembalap berusia 32 tahun itu mengakui kalau dirinya benar-benar kesulitan dan menderita di sepanjang pekan balapan.
“Saya kesulitan di segala aspek. Sebenarnya, saya sudah menduga akan kesulitan sebelum datang ke sini. Anda tentu berharap keadaan akan berubah dan bisa melaju dengan kencang, ternyata bukan seperti itu hasilnya,” tutur Jorge Lorenzo, disitat dari Crash, Selasa (29/10/2019).
“Sejak sesi latihan bebas satu, saya melihat jaraknya terlalu jauh dengan pembalap-pembalap tercepat. Angin kencang dan cuaca dingin membuat segala sesuatunya semakin buruk. Jadi, saya benar-benar kesulitan di segala aspek, fisik, kecepatan, dan kepercayaan diri. Hasil akhirnya jauh lebih buruk sejak kembali dari kecelakaan di Assen (Belanda),” sambung juara dunia MotoGP tiga kali itu.

Hasil tersebut merupakan nirpoin kelima secara beruntun untuk Jorge Lorenzo sejak MotoGP Aragon 2019. Padahal, sumbangan poin dari pembalap bernomor motor 99 itu amat dibutuhkan oleh Repsol Honda untuk mengamankan gelar juara kategori tim.
(Fetra Hariandja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.