VENTNOR – Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, mengakui dirinya sengaja memanfaatkan slipstream dari motor milik Maverick Vinales saat menyalip di putaran terakhir MotoGP Australia 2019. Perbedaan kecepatan antara dirinya dengan pembalap Monster Energy Yamaha itu akhirnya terkikis berkat slipstream di lintasan lurus.
Marc Marquez tampil sebagai pemenang MotoGP Australia 2019 di Sirkuit Phillip Island meski tidak memulai lomba dari posisi terdepan. Ia bahkan sempat kehilangan posisi selepas start, tetapi perlahan dapat menyusul lawannya.

Baca juga: Finis Terdepan di Australia, Marquez: Kemenangan yang Luar Biasa!
Setelah merebut posisi dua dari tangan Cal Crutchlow di putaran ke-10, Marc Marquez langsung menargetkan Maverick Vinales yang berada di depan. Upayanya baru terwujud pada putaran terakhir dengan memanfaatkan kombinasi tenaga mesin motor RC213V sekaligus slipstream yang dihasilkan kuda besi Vinales.
“Perbedaan kecepatan sebelum balapan cukup besar. Namun, ini adalah sirkuit di mana slipstream sangat mudah didapat dan sangat membantu. Jadi, perbedaan kecepatan memang besar, tetapi dengan slipstream, saya mendapat bantuan yang lebih besar,” papar Marc Marquez seusai lomba, dinukil dari Crash, Minggu (27/10/2019).
“Saya memanfaatkan slipstream darinya karena itu satu-satunya cara mengingat dia lebih cepat dari saya. Terkadang, orang yang tercepat tidak memenangi balapan, dan ini adalah salah satunya,” imbuh pembalap berusia 26 tahun itu.

The Baby Alien mengakui, terkadang kesempatan untuk menyalip dengan memanfaatkan slipstream baru muncul di putaran penutup. Karena itu, penting bagi Marc Marquez untuk mengekor Maverick Vinales meski harus memaksa motor melaju hingga batas terakhir.
(Fetra Hariandja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.