CERVERA – Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, mengaku tidak mau mengendurkan penampilannya di empat seri tersisa MotoGP 2019 meski sudah menggenggam gelar juara dunia. The Baby Alien tetap ingin memamerkan keahliannya di atas trek dengan memetik hasil minimal podium.
Ambisi besar itu sudah ditunjukkan Marc Marquez pada MotoGP Thailand 2019 pekan lalu. Hanya butuh finis lebih baik dari saingannya Andrea Dovizioso, pembalap berpaspor Spanyol itu malah unjuk gigi dengan merebut kemenangan di Chang International Circuit, Buriram.

Baca juga: Dovizioso Tak Bisa Petakan Kekuatan Marquez
Marc Marquez mengatakan, sebagian besar pembalap terhebat sepanjang masa diingat karena selalu pamer kemampuan di lintasan, bukan hanya deretan gelar juara. Ia berambisi mengikuti jejak para legenda tersebut dengan terus unjuk gigi di atas sepeda motor.
“Sepanjang karier Anda bisa menang lebih sedikit atau banyak tetapi pada akhirnya orang-orang mengingat seperti (Randy) Mamola dibandingkan yang lain. Mengapa? Karena pada akhirnya orang-orang mengingat apa yang ditunjukkan di lintasan,” tutur Marc Marquez, dilansir dari Crash, Sabtu (12/10/2019).
“Tentu saja karena alasan itu saya berusaha mendorong diri sendiri pada sesi kualifikasi dan putaran terakhir balapan pekan lalu. Ini adalah mentalitas dan ambisi saya sehingga bisa memenangi gelar juara pada 2013 dan 2016,” imbuh pria berusia 26 tahun itu.

Pembalap bernomor motor 93 itu mengaku tim sering mengingatkannya untuk tidak selalu pamer kebolehan di lintasan. Namun, saran itu sering diabaikan karena dirinya memang punya mentalitas seorang pemenang.
(Fetra Hariandja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.