KTM Restui Zarco Bela Tim Lain di MotoGP Thailand 2019

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Kamis 26 September 2019 04:18 WIB
https: img.okezone.com content 2019 09 26 38 2109415 ktm-restui-zarco-bela-tim-lain-di-motogp-thailand-2019-PbbOnSUcP0.jpg Johann Zarco dipersilakan untuk membela tim lain hingga akhir musim (Foto: Twitter/KTM Racing)

ALCANIZ – Direktur Motorsport KTM, Pit Beirer, mengaku tidak masalah andai Johann Zarco dalam waktu dekat membela tim lain meski secara prinsip masih terikat kontrak. Ia bahkan memberi restu kepada pembalap berusia 29 tahun itu untuk memperkuat tim lain dalam lima seri tersisa.

Seperti diketahui, Johann Zarco memutuskan untuk mengakhiri kontraknya lebih cepat di KTM Red Bull pada Agustus 2019 yang sedianya baru berakhir pada 2020. Tim yang berbasis di Austria itu kemudian mengganti pembalap asal Prancis tersebut dengan Mika Kallio terhitung sejak MotoGP Aragon 2019.

Johann Zarco tidak lagi bersama KTM Red Bull (Foto: MotoGP)

Baca juga: Usai Tersisih dari KTM, Ini Rencana Zarco Selanjutnya

Meski berstatus menganggur, KTM Red Bull tetap menggaji Johann Zarco setidaknya hingga akhir musim 2019. Situasi tersebut tidak lantas membuat KTM menghalangi langkah juara dunia Moto2 dua kali itu untuk membela tim lain, bahkan sejak MotoGP Thailand 2019 pekan depan.

“Kami sudah berbicara soal kemungkinan itu. Untuk menegaskan betapa kami menginginkan yang terbaik buatnya, kami masih terikat kontrak dengannya dan akan membayar gaji hingga akhir musim,” ujar Pit Beirer pada pekan balapan di Aragon, mengutip dari Motorsport, Kamis (26/9/2019).

“Namun, jika dia ingin menguji coba atau bahkan membalap dengan motor tim lain, dia bisa melawan kami dengan segera. Jika ada kemungkinan kecil tersebut, dia akan mendapat dukungan penuh dari kami dan kami akan merevisi kontrak agar dia bisa segera bebas,” imbuh pria berkebangsaan Jerman itu.

Pit Beirer akan merestui jika Johann Zarco langsung membela tim lain (Foto: MotoGP)

Johann Zarco sendiri santer dikabarkan akan kembali ke Yamaha pada 2020 sebagai pembalap penguji dengan opsi membalap di MotoGP atau Moto2. Ia memang tidak menutup kemungkinan untuk menjadi pembalap penguji atau bahkan turun kelas ke Moto2 sembari menunggu peluang terbuka di MotoGP 2021.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini