nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Marquez Ungkap Tempat yang Jadi Mimpi Buruk bagi Pembalap

Ezha Herdanu, Jurnalis · Selasa 10 September 2019 20:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 10 38 2103094 marquez-ungkap-tempat-yang-jadi-mimpi-buruk-bagi-pembalap-QHlEmrzOfr.jpg Marc Marquez (Foto: motogp.com)

ANDORRA LA VELA – Marc Marquez mengungkapkan dua tempat yang benar-benar menjadi mimpi buruk bagi setiap pembalap ternama. Marquez menyebut Spanyol dan Italia sebagai tempat yang sulit baginya hidup dengan tenang sebagai seorang pembalap profesional.

Sebagaimana diketahui sejak memulai debut di kelas MotoGP pada musim 2013, Marquez memang langsung menjelma sebagai pembalap papan atas. Hal tersebut diperkuat dengan keberhasilan Marquez menjadi juara dunia pada musim perdananya berkarier di MotoGP.

Marc Marquez tampil dalam sebuah balapan di MotoGP 2019

Terhitung Marquez sendiri sudah berhasil menorehkan enam gelar juara dunia dari tujuh tahun terakhir, di mana satu-satu kegagalan The Baby Alien –julukan Marquez– adalah ketika tampil di MotoGP 2015. Gelar juara dunia Marquez sendiri kemungkinan besar bakal bertambah pada akhir musim nanti.

Baca Juga: Bukan Cari Untung, Ini Tujuan Utama Marquez Bangun Museum Balap

Dengan segudang prestasi tersebut, membuat popularitas Marquez sebagai seorang atlet benar-benar meningkat. Bahkan banyak yang menyebut bahwa popularitas Marquez saat ini hanya kalah dari pembalap legendaris MotoGP lainnya, yakni Valentino Rossi.

Meski memiliki popularitas yang bisa dibilang sejajar dengan selebritas internasional, justru tidak membuat Marquez nyaman. Marquez bahkan mengaku tidak bisa hidup tenang apabila ketika tengah berada di jalanan Spanyol atau Italia, mengingat di dua Negara itu olahraga balap motor cukup tinggi peminatnya.

Marc Marquez tampil dalam sebuah balapan di MotoGP 2019

“Spanyol dan Italia tempat terburuk bagi setiap pembalap profesional. Di London, saya masih bisa jalan-jalan dan mungkin hanya 10 orang yang minta foto, dan itu saya rasa bukanlah masalah,” ucap Marquez, seperti disadur dari Marca, Selasa (10/9/2019).

Baca Juga: Demi Gelar Juara, Marquez Belajar Ubah Gaya Balapnya

“Akan tetapi di Barcelona, balap motor olahraga terpopuler kedua setelah sepakbola, jadi sangat sulit hidup normal. Namun saya bersyukur, menyenangkan bisa dikenali, ini bisa jadi motivasi yang baik,” tuntas pembalap berusia 26 tahun tersebut.

1
2

Berita Terkait

MotoGP

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini