JAKARTA – Legenda bulu tangkis Indonesia, Alan Budikusuma, menyayangkan desakan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang mendorong PB Djarum untuk menghentikan Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu Tangkis. Alan menilai, KPAI tidak melihat audisi bulu tangkis garapan PB Djarum itu secara utuh.
"KPAI hanya melihat sebagai suatu produk rokok saja. Mereka tidak melihat secara komprehensif, Mereka tidak bertanya kepada anak-anak yang sukses dari ajang itu atau ke orangtua atlet," ujar Alan Budikusuma kepada Okezone, Senin (9/9/2019).

Bahkan Alan menambahkan, meski PB Djarum didanai dari hasil rokok, namun seluruh atlet- atletnya dilarang dengan tegas untuk merokok.
"Meski mereka (Djarum) perusahaan rokok, tapi kalau atletnya ada yang ketahuan merokok bakal dikeluarkan. Mereka tegas mencantumkan bahaya merokok juga. Jadi apa yang salah," keluh Alan.
BACA JUGA: Broto Happy Bicara Dampak dari Penghentian Audisi Umum PB Djarum
Ia juga menambahkan sejauh ini klub PB Djarum telah menyumbangkan setidaknya 50 persen atlet bulutangkis yang mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia. Dirinya mencontohkan nama-nama seperti Kevin Sanjaya, Mohammad Ahsan dan Tontowi Ahmad adalah beberapa pemain jebolan klub asal Kudus tersebut.
"PB Djarum ini kan sudah lama bahkan bertahun-tahun membina dan menelurkan atlet bulu tangkis yang berprestasi mengharumkan nama Indonesia. Seharusnya mereka (KPAI) juga melihat itu," paparnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu Tangkis takkan lagi digelar per tahun depan. Penghentian ini dipicu oleh keputusan KPAI yang menduga adanya pelanggaran Peraturan Pemerintah Nomor 109 tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau Bagi Kesehatan.
Audisi Beasiswa Bulutangkis Djarum juga diduga melanggar pasal penggunaan nama dan brand rokok yang dilarang digunakan pada anak di bawah usia 18 tahun.
(Ramdani Bur)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.