Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah Pilu Ganda Putri Jepang yang Sudah Jatuh Tertimpa Tangga

Bagas Abdiel , Jurnalis-Sabtu, 24 Agustus 2019 |19:15 WIB
Kisah Pilu Ganda Putri Jepang yang Sudah Jatuh Tertimpa Tangga
Shiho Tanaka/Koharu Yonemoto (Foto: OSports)
A
A
A

BASEL – Momen menyedihkan harus dialami pasangan ganda putri Jepang, Shiho Tanaka/Koharu Yonemoto, di perempatfinal Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019. Mereka harus memupus harapan maju ke semifinal setelah Yonemoto mengalami cedera saat menghadapi rekan senegaranya, Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara.

Cedera yang dialami Yonemoto sendiri bukan hanya membuat mereka gagal ke semifinal. Tetapi, seakan sudah jatuh tertimpa tangga, cedera Yonemoto memberi petaka berlebih kepada pasangan unggulan delapan itu.

Shiho Tanaka/Koharu Yonemoto (Foto: BWF)

Meski Tanaka/Yonemoto berhasil mencapai perempatfinal, mereka takkan membawa pulang satu poin pun dari Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019 karena memilih mundur dari pertandingan. Meski cedera yang dialami Yonemoto merupakan sesuatu yang benar-benar terjadi, tetapi kehilangan poin tak bisa terhindarkan.

Baca juga Tumbangkan Pasangan China, Greysia/Apriyani Akui Sempat Gugup

“Pada Kejuaraan Dunia atau Kejuaraan Level 2, jika seorang pemain atau pasangan menyatakan mundur atau tidak bisa melanjutkan pertandingan melawan pemain atau pasangan dari anggota asosiasi yang sama (negara yang sama), maka mereka (yang mundur) tidak akan mendapatkan poin ranking dari turnamen tersebut,” bunyi pertaruran BWF pada World Ranking System poin 4.4.

Karena sesuai pertaruran tersebut, Tanaka/Yonemoto bisa dipastikan akan pulang dengan tangan hampa dan ditambah dengan kondisi cedera. Hasil yang jelas sangat menyedihkan, karena cedera yang dialami Yonemoto tak ada maksud ‘main sabun’ atau disengaja seperti halnya kejadian-kejadian beberapa tahun silam.

Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara (Foto: BWF)

Menghadapi rekan senegaranya, Matsumoto/Nagahara, Tanaka/Yonemoto sejatinya mampu mengimbangi pasangan peringkat satu dunia. Hal itu mampu dibuktikan dengan performa apik mereka pada set pertama yang tampil ganas.

Tanaka/Yonemoto memilih mundur pada kedudukan 20-22 dan 3-3 atau tepat setelah Yonemoto terjatuh akibat salah tumpuan saat hendak melakukan pukulan di belakang. Kabarnya, pemain berusia 28 tahun itu mengalami cedera engkel kiri atas insiden tersebut.

(Bagas Abdiel)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement