Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Folger Galau Pilih Bertahan Jadi Test Rider Yamaha atau Balapan di Moto2

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Minggu, 18 Agustus 2019 |08:21 WIB
Folger Galau Pilih Bertahan Jadi <i>Test Rider</i> Yamaha atau Balapan di Moto2
Pembalap Tes Yamaha, Jonas Folger. (Foto: MotoGP)
A
A
A

LESMO – Pembalap tes Tim Monster Energy Yamaha, Jonas Folger, saat ini tengah merasakan dilema terkait masa depannya di musim 2020 nanti. Sebab Folger dihadapkan dengan dua pilihan yang sulit yang harus ia pilih untuk menentukan masa depannya di musim 2020 mendatang.

Dua pilihan yang membuat Folger sampai galau itu adalah ia bingung apakah harus terus bertahan sebagai test rider Yamaha pada MotoGP 2020, atau justru menerima penawaran Tim Petronas Sprinta untuk tampil membela tim Moto2 tersebut di musim 2020 nanti.

Jonas Folger galau pilih tetap di Yamaha atau jadi pembalap Moto2

Andai kata Folger memilih untuk tetap bertahan sebagai pembalap tes Yamaha di MotoGP 2020 nanti, ia dijanjikan bakal mendapatkan wildcard untuk turun di beberapa seri balapan. Penawaran tersebut pun membuat Folger sedikit tertarik karena ia merasa wildcard adalah sesuatu hal yang ia inginkan semenjak dipilih menjadi test rider Yamaha pada September 2018 silam.

Akan tetapi, dapat bermain secara penuh sebagai pembalap juga adalah hal yang diinginkan Folger. Semenjak mundur dari balapan MotoGP pada musim 2018 lalu lantaran masih belum sembuh total dari cedera parah yang dialaminya, Folger mengaku sebenarnya masih ingin terus balapan. Hal itulah yang membuatnya galau harus terus menjadi pembalap tes Yamaha atau menjadi rider Petronas Sprinta di musim 2020 nanti.

“Saat ini saya tengah memikirkan apa yang terbaik untuk saya. Entah menjadi pembalap seutuhnya atau tetap menjadi test rider (Yamaha) dan mendapatkan wildcard, seperti yang dilakukan Stefan Bradl dengan Honda. Itu sungguh menggoda saya, karena banyak hal buruk bisa terjadi di Moto2,” ujar Folger, dilansir dari Motorsport, Minggu (18/8/2019).

“Risiko di Moto2 jauh lebih tinggi. Jika saya mencoba balapan di sana, mungkin saya bakal sulit mengimbangi para pembalap yang berada di depan. Namun, menjadi pembalap tes pun juga tak kalah sulit,” tambah rider asal Jerman itu.

Jonas Folger galau pilih tetap di Yamaha atau jadi pembalap Moto2

“Karena itu saya harus menentukan pilihan, mau menjadi pembalap Moto2 yang memiliki banyak risiko dan menantang, atau justru menjadi pembalap penguji Yamaha dan berkesempatan membuktikan diri di balapan MotoGP melalui wildcard?” tutup Folger sambil kebingungan.

(Rivan Nasri Rachman)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement