nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pit Beirer: Zarco Sampai Menangis, demi Diputus Kontrak oleh KTM

Ezha Herdanu, Jurnalis · Selasa 13 Agustus 2019 22:17 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 13 38 2091484 pit-beirer-zarco-sampai-menangis-demi-diputus-kontrak-oleh-ktm-JXWb5SqNtA.jpg Johann Zarco (Foto: motogp.com)

MATTIGHOFEN –Direktur Motorsport KTM, Pit Beirer, mengungkapkan kronologi pemutusan kontrak yang dituntut oleh Johann Zarco. Beirer mengatakan bahwa situasi pelik memang sempat terjadi, dan sempat membuat Zarco meneteskan air matanya.

Sebagaimana diketahui, hubungan antara Zarco dan Tim KTM memang akhirnya berakhir beberapa waktu lalu. Ya, pembalap berkebangsaan Prancis tersebut akhirnya memilih untuk memutus kontraknya bersama Tim KTM.

Johann Zarco

Kepastian pisah jalan antara Zarco dan Tim KTM sendiri sudah diumumkan tim pabrikan asal Austria tersebut beberapa saat lalu. Keputusan Zarco tersebut dipilihnya karena kecewa dengan kecepatan motor Tim KTM, yakni RC16 2019.

Baca Juga: Diisukan Bakal Gantikan Zarco di KTM, Begini Jawaban Pedrosa

Pasalnya dalam 11 balapan yang sudah berlalu di MotoGP 2019, Zarco sendiri memang tidak mampu bersaing dengan para rival. Zarco sendiri saat ini masih terpaku di posisi ke-17 dengan raihan 22 poin. Itu menjadi posisi terburuk Zarco sejak naik kelas ke MotoGP pada 2017.

Tidak tahan terus-terusan meraih hasil negatif, Zarco pun akhirnya meminta pemutusan kontrak oleh Tim KTM. Bahkan dalam rapat yang juga dihadiri oleh Manajer Tim Red Bull, Mike Leitner, Zarco sampai meneteskan air mata, seperti klaim Beirer.

“Pemutusan kontrak usai satu dari dua musim sejatinya bukan keputusan kami. Johann ingin bertemu dengan saya dan Mike Leitner pada Sabtu malam. Kami terkejut, karena waktu yang ia pilih tak biasa untuk melakukan pertemuan. Ia terlihat tegang, duduk depan kami dengan air mata yang menggenang,” ungkap Beirer, seperti dikutip dari Speedweek, Selasa (13/8/2019).

Johann Zarco

“Johann ingin keluar dari ikatan kontrak. Tak ada banyak waktu berdiskusi, meski kami masih berambisi keluar dari sudut kelam ini bersamanya. Tapi keputusannya sudah bulat. Ia sangat sedih. Tapi kami masih ingin membantu, jadi ia bisa membebaskan diri dari situasi buruk ini. Kami tak ingin memberinya beban,” sambung pria asal Jerman itu.

Baca Juga: Pedrosa Sedih Zarco Harus Pisah Jalan dengan KTM

“Johann mengatakan bahwa kami bisa memberinya hukuman. Pada suatu titik ia bahkan menawarkan uang terakhirnya demi keluar dari kontrak ini. Itu adalah diskusi gila yang justru membuat kami tersentuh. Rasanya sungguh sedih melihat Johann duduk di sana sebagai manusia biasa,” tutupnya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini