nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pedrosa Sedih Zarco Harus Pisah Jalan dengan KTM

Ezha Herdanu, Jurnalis · Selasa 13 Agustus 2019 12:35 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 08 13 38 2091268 pedrosa-sedih-zarco-harus-pisah-jalan-dengan-ktm-TQbNXV7s2m.jpg Johann Zarco (Foto: motogp.com)

MATTIGHOFEN – Dani Pedrosa memberikan reaksi soal keputusan Johann Zarco yang memutuskan untuk meninggalkan Tim KTM Red Bull pada akhir musim MotoGP 2019. Pedrosa menyebut kepergian Zarco bakal sangat dirindukan oleh seluruh elemen di Tim KTM.

Sebagaimana diketahui, hubungan antara Zarco dan Tim KTM memang akhirnya berakhir beberapa waktu lalu. Ya, pembalap berkebangsaan Prancis tersebut akhirnya memilih untuk memutus kontraknya bersama Tim KTM.

Johann Zarco

Kepastian pisah jalan antara Zarco dan Tim KTM sendiri sudah diumumkan tim pabrikan asal Austria tersebut beberapa saat lalu. Keputusan Zarco tersebut dipilihnya karena kecewa dengan kecepatan motor Tim KTM, yakni RC16 2019.

Baca Juga: Diisukan Bakal Gantikan Zarco di KTM, Begini Jawaban Pedrosa

Pasalnya dalam 11 balapan yang sudah berlalu di MotoGP 2019, Zarco sendiri memang tidak mampu bersaing dengan para rival. Zarco sendiri saat ini masih terpaku di posisi ke-17 dengan raihan 22 poin. Itu menjadi posisi terburuk Zarco sejak naik kelas ke MotoGP pada 2017.

Pedrosa yang berstatus sebagai test rider Tim KTM pun memberikan komentar soal keputusan Zarco tersebut. Pemilik julukan The Little Samurai itu mengaku sangat prihatin dengan apa yang dialami Zarco selama membela Tim KTM di MotoGP 2019.

Dani Pedrosa

“Pertama-tama saya sangat prihatin dengan apa yang dialami Johann bersama tim di kejuaraan dunia tahun ini. Akan tetapi jika dia memang sudah merasa sangat putus asa, maka tak ada jalan lain selain keluar dari tim ini,” ucap Pedrosa, seperti dikutip dari Speedweek, Selasa (13/8/2019).

Baca Juga: Usai Pisah, Ini Janji Zarco kepada KTM

“Jujur saya, saya menaruh respek yang tinggi kepada Johann, karena dia adalah salah satu pembalap dengan kemampuan terbaik. Namun di sini ia mendapatkan banyak nasib buruk dan mempengaruhi performanya di atas lintasan. Saya hanya bisa mendoakan agar di menemukan tempat terbaik untuk pengembangkan kemampuannya,” tuntas pria berusia 33 tahun tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini