BRNO – Usai melakoni balapan seri ke-10 musim ini, para pembalap melangsungkan tes pascabalap di Sirkuit Brno, Republik Ceko, Senin 5 Agustus 2019. Kesempatan tersebut digunakan untuk mencoba beberapa perangkat baru hingga prototipe motor yang akan mereka gunakan untuk musim depan.
Monster Energy Yamaha menjadi salah satu tim yang memanfaatkan kesempatan pada tes pasca balap untuk melakukan beberapa pengembangan pada YZR-M1 mereka. Akan tetapi, hal tersebut justru mendapat respons kurang baik dari pembalap mereka, yakni Maverick Vinales. Pembalap Spanyol itu menilai perubahan yang dilakukan belum berdambak siginifikan pada performa kuda besinya di lintasan.
Baca juga: Ketimbang Uji Spesifikasi 2020, Vinales Fokus Persiapkan Motor untuk Austria

“Ini hanya langkah kecil dan saya tidak tahu apakah kita berada di arah yang benar. Bahkan hari ini saya mencobanya ketika ada banyak cengkeraman di trek dan itu adalah kondisi di mana kami biasanya berjalan cukup baik. Kita perlu mencoba ketika ada kurang cengkeraman,” ujar Vinales, melansir dari laman Tuttomotoriweb, Rabu (7/8/2019).
“Saya percaya bahwa Misano akan menjadi tes yang lebih realistis dan kami akan tahu lebih banyak hala, selalu sesuatu yang positif. Pada tahun-tahun sebelumnya, tidak ada hal baru yang pernah datang, sehingga mereka bekerja sangat keras di pabrik. Beberapa lap yang saya lakukan adalah cepat, namun mirip dengan motor lain atau sedikit lebih cepat,” tambahnya.

Sementara itu, mengenai hasil kurang memuaskan yang diraihnya di GP Republik Ceko musim ini, Vinales berharap timnya melakukan beberapa perubahan guna mampu kembali kompetitif pada balapan selanjutnya yang akan berlangsung di Sirkuit Red Bull Ring, Austria akhir pekan nanti.
(Fetra Hariandja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.