nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menpora Minta PB PON Papua Perbaiki Venue Golf

Saldi Hermanto, Jurnalis · Rabu 24 Juli 2019 17:39 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 24 43 2083125 menpora-minta-pb-pon-papua-perbaiki-venue-golf-nVrJPi4RT9.jpg Menpora Imam saat meninjau venue Golf untuk PON 2020. (Foto: Saldi Hermanto/Okezone)

TIMIKA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, meminta agar PB PON segera melaksanakan rekomendasi dari tim technical delegated terkait venue lapangan Golf untuk PON 2020. Menpora menilai, lapangan yang bagus dibutuhkan untuk meningkatkan standar kompetisi.

“Saya kira hal wajar, beberapa rekomendasi yang harus segera dilaksanakan oleh PB, dan sudah barang tentu karena lapangan Golf ini milik Freeport. Karena itu, harapan saya sesegera mungkin PB PON nanti koordinasi secara resmi dengan Freeport, pak Bupati, dan tentu pengurus PB yang ada di sini,” terang Menpora dalam kunjungan hari kedua di Kabupaten Mimika, Papua, Rabu (24/7/2019).

Menpora

Dari hasil tinjauan Menpora ke venue Golf, arena di sana tidak sebagus venue Atletik dan Basket di GOR Mimika Sport Complex (MSC). Sebab menurut Imam, untuk lapangan Golf dibutuhkan persiapan hingga perawatan yang boleh dibilang sedikit rumit ketimbang arena cabang olahraga lain.

“Karena (venue) ini tidak seperti yang kita lihat di kota kemarin, ada Basket atau Atletik yang sudah ready," ujarnya.

Sebelum ini, beberapa waktu lalu tim technical delegated dari cabang olahraga Golf meninjau lapangan yang diketahui milik PT Freeport Indonesia tersebut. Setelah melakukan peninjauan, tim technical delegated mendapatkan sejumlah kekurangan seperti kondisi lapangan yang masih banyak berlubang dan kondisi rumput bercampur rumput liar.

BACA JUGA: Menpora Tinjau Kesiapan PON XX di Papua

Bahkan drainase juga perlu diperbaiki atau dibuat baru untuk saluran pembuangan air dari lapangan. Karena itu, agar layak digunakan untuk kompetisi, maka disampaikan 10 poin rekomendasi yang harus dibenahi oleh PB PON bersama pemerintah dan pihak terkait lainnya agar memenuhi standar kompetisi.

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini