nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Terlibat Perang dingin dengan Honda, Ini Dalih Ducati

Andika Pratama, Jurnalis · Rabu 17 Juli 2019 08:32 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 17 38 2079894 terlibat-perang-dingin-dengan-honda-ini-dalih-ducati-INhAyfiCXG.jpg Marc Marquez dan Andrea Dovizioso (Foto: MotoGP)

BOLOGNA – Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig, menyindir prestasi Mission Winnow Ducati yang belum menjadi juara MotoGP lagi sejak musim 2007. Direktur Olahraga Ducati, Paolo Ciabatti, menyebut Puig memanfaatkan situasi yang ada untuk menyindir tim pabrikan asal Italia tersebut.

Semua perselisihan ini bermula dari komentar Ciabatti soal prestasi mengkilap Honda dalam beberapa musim terakhir. Ciabatti menyebut Honda tak akan setangguh saat ini tanpa kehadiran Marc Marquez pada musim 2013.

Andrea Dovizioso (Foto: MotoGP)

Jika tak ada Marquez maka akan sulit bagi Honda untuk menjadi yang terbaik di MotoGP sejak Casey Stoner menjadi juara pada musim 2011. Komentar Ciabatti membuat Puig kesal karena menilai Direktur Olahraga Ducati itu tak menghargai sejarah panjang Honda.

BACA JUGA: Bos Ducati Yakin Timnya Bisa Bangkit di Paruh Kedua Musim Ini

Namun, Ciabatti berdalih bahwa apa yang disampaikan sebelumnya berdasarkan fakta. Alhasil, pria berpaspor Italia itu pun menuding Puig hanya ingin membuat kontroversi semata dengan menyindir balik Ducati.

Danilo Petrucci mengaspal di Spanyol (Foto: MotoGP)

“Apa yang dilakukan Puig adalah menafsirkan pernyataan saya dengan maksud untuk menciptakan kontroversi, dengan cara ini dia dapat menyerang Ducati secara gratis. Saya hanya mencatat fakta tak terbantahkan yang merupakan relevansi kehadiran Marc (Marquez) dalam kemenangan dan gelar juara yang dikumpulkan Honda, sejak dia melakukan debut di MotoGP pada tahun 2013,” kata Ciabatti, seperti yang dikutip dari AS, Rabu (17/7/2019).

“Dengan rasa hormat saya yang tinggi kepada Honda, angka-angkanya akan sangat berbeda tanpa Marquez. Meskipun Honda memiliki dua pembalap hebat seperti Dani Pedrosa dan Cal Crutchlow tetapi tanpa Marquez maka ceritanya akan berbeda,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini