“Silverstone adalah salah satu trek yang paling sulit musim ini, trek yang akan benar-benar menguji penyetelan serta keseimbangan mobil. Ban juga akan dipaksa bekerja keras di sini dan bagaimana menjaga usia ban adalah kunci memenangi balapan,” papar Mattia Binotto, melansir dari Crash, Rabu (10/7/2019).
“Kami tidak berharap Silverstone akan cocok dengan mobil, namun di setiap balapan, kami melihat keseimbangan tenaga mobil bisa berubah, terkadang di luar ekspektasi. Kami membawa modifikasi kecil di sisi aerodinamika sebagai usaha lanjutan pengembangan mobil,” imbuh pria berusia 49 tahun tersebut.

Tim berkelir merah itu masih menjadi pengoleksi kemenangan terbanyak di Sirkuit Silverstone, yakni 17 kali. Musim lalu bahkan Sebastian Vettel keluar sebagai pemenang dengan mengalahkan Valtteri Bottas dari Mercedes AMG Petronas.
(Fetra Hariandja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.