
“Itu (Sirkuit Assen) hanya menegaskan sisi negatif kami. Kami berjuang keras pada perubahan arah, kami tidak bisa menjaga kecepatan yang sama di tengah tikungan, kami harus menggunakan ban terus-menerus sehingga kondisinya menurun dan itu normal," kata Dovizioso, seperti yang dikutip dari Motor Sport Week, Selasa (2/7/2019).
"Konsekuensi dari ini adalah kesenjangan 14 detik (dari Vinales yang memenangkan MotoGP Belanda 2019), tidak terlalu banyak tetapi kami tidak bahagia meski begitulah kenyataannya. Ketika Anda tetap sangat dekat dengan pembalap tercepat, apa pun bisa terjadi. Dengan sikap atau selama akhir pekan Anda bisa mengubah banyak hal, Anda bisa memengaruhi banyak hal. Ketika kesenjangan besar, itu adalah cerita yang berbeda intinya. Mereka mengatakan itu (Desmosedici) adalah motor terbaik, bukan berarti itu kenyataannya,” pungkasnya.
(Ramdani Bur)