Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Soal Insiden Catalunya, Jarvis: Lorenzo Seperti Pembalap Rookie

Wikanto Arungbudoyo , Jurnalis-Jum'at, 21 Juni 2019 |10:10 WIB
Soal Insiden Catalunya, Jarvis: Lorenzo Seperti Pembalap <i>Rookie</i>
Lin Jarvis menyebut Jorge Lorenzo melakukan kesalahan seperti pembalap rookie (Foto: Marca)
A
A
A

LESMO - Direktur Tim Yamaha MotoGP, Lin Jarvis, menyebut insiden tabrakan di MotoGP Catalunya 2019 murni kesalahan Jorge Lorenzo. Por Fuera disebutnya melakukan kesalahan layaknya pembalap debutan (rookie) pada tikungan 10 Sirkuit Catalunya sehingga menyebabkan tiga pembalap gagal finis.

Kecelakaan beruntun itu berawal dari jatuhnya Jorge Lorenzo di tikungan 10 saat hendak menyalip Maverick Vinales. Motor RC213V bernomor 99 itu lantas menyenggol Andrea Dovizioso hingga terjatuh. Kuda besi milik Dovi meluncur dan menabrak Maverick Vinales, sementara Valentino Rossi terhalang motor Lorenzo sampai akhirnya jatuh.

Insiden tabrakan di MotoGP Catalunya 2019

Dua dari tiga pembalap yang disenggol Lorenzo adalah andalan Yamaha, yakni Maverick Vinales dan Valentino Rossi. Tidak heran kalau petinggi Yamaha, termasuk Lin Jarvis marah besar. Ia, yang mengenal Lorenzo saat membela Yamaha, menyebut kesalahan tersebut hanya dilakukan oleh pembalap rookie.

(Baca juga: Soal Insiden di Catalunya, Marquez: Lorenzo Termakan Egonya!)

“Itu adalah kesalahan yang biasa dilakukan oleh pembalap rookie yang bodoh hingga membuat rider lainnya terjatuh. Dia tidak seharusnya terbebas dari hukuman,” tutur Lin Jarvis, mengutip dari Marca, Jumat (21/6/2019).

“Kita sudah pernah melihat kesalahan serupa yang dilakukan pembalap senior. Alvaro Bautista pernah melakukannya di Assen,” sambungnya, merujuk tabrakan antara Bautista dengan Lorenzo saat start di Assen, Belanda, tujuh tahun lalu.

Lin Jarvis kesal dengan ulah Lorenzo

Jorge Lorenzo memang tidak mendapatkan hukuman apa-apa dari insiden tersebut. Race Direction MotoGP menganggap tabrakan tersebut adalah insiden balapan biasa sehingga juara dunia MotoGP tiga kali itu bebas dari hukuman.

Kekesalan yang sama diungkapkan Manajer Tim Monster Energy Yamaha, Massimo Meregalli. Pria berkebangsaan Italia itu mengatakan, insiden seperti di Catalunya tersebut hanya akan terjadi karena kesalahan pembalap amatir, bukan seorang juara dunia seperti Jorge Lorenzo.

(Fetra Hariandja)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement