Tak pelak, hasil-hasil tersebut membuat Massimo Meregalli kecewa. Ia mengakui Yamaha memang akan kesulitan di Mugello, tetapi sempat berharap dapat meraih hasil yang lebih baik. Ia berjanji akan memetik pelajaran berharga dari MotoGP Italia 2019 untuk seri berikutnya di Catalunya.

“Kami sangat kecewa. Sejak awal kami tahu pekan ini akan sulit, tetapi sempat berharap mendapat hasil bagus mengingat ini adalah balapan kandang buat kami. Kredit tersendiri harus diberikan buat Maverick. Startnya jauh dari ideal, tetapi dia bisa bertarung hingga finis keenam. Itu adalah yang terbaik yang bisa dilakukannya, melihat laju motornya saat balapan,” tutur Massimo Meregalli, dikutip dari laman resmi Yamaha, Selasa (4/6/2019).
“Valentino mengalami mimpi buruk. Sulit untuk memulai dari posisi 18, tetapi insiden di trek mengakhiri balapannya. Secara umum, ini adalah balapan yang harus dilupakan untuknya. Kami akan memetik pelajaran dari sini dan mencari solusi untuk seri berikutnya di Catalunya,” imbuh pria berusia 66 tahun itu.
(Fetra Hariandja)