nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anthony Ginting Menyesal Gagal Tundukkan Kento Momota

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Sabtu 25 Mei 2019 23:16 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 25 40 2060382 anthony-ginting-menyesal-gagal-tundukkan-kento-momota-GUpx4ygNrV.jpg Anthony Ginting kecewa gagal menaklukkan Kento Momota (Foto: PBSI)

NANNING – Pemain tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, menyesal setelah gagal menang atas Kento Momota pada Semifinal Piala Sudirman 2019, Sabtu (25/5/2019) malam WIB. Sebab, pemuda berusia 22 tahun itu sudah berusaha keras dan mampu mengimbangi wakil Jepang tersebut.

Anthony memulai laga dengan lambat. Pemuda asal Cimahi, Jawa Barat, itu lebih banyak melakukan kesalahan di set pertama hingga harus kalah 17-21. Pada set kedua, ia mampu menyulitkan Kento Momota meski pemain berusia 24 tahun itu juga tetap menang dengan skor 19-21.

Kekalahan tersebut menyisakan penyesalan mendalam buat Anthony Sinisuka Ginting. Sebab, Kento Momota sempat menurun dan memberikan kesempatan untuk merebut set kedua. Namun, ketika memasuki poin kritis, ia kurang tenang sehingga harus mengakui kekalahan.

Kento Momota

(Baca juga: Momota Taklukkan Anthony, Jepang Berbalik Unggul 2-1)

“Di gim kedua saat poin-poin kritis, saya merasa dia lebih inisiatif untuk menyerang. Sebelum di poin kritis, dia banyak main reli dan memberi saya kesempatan untuk menyerang. Dia dapat bola beruntung ketika posisi 18-18 karena kami sama-sama tegang,” ujar Anthony Ginting, melansir dari laman resmi PBSI, Sabtu (25/5/2019).

“Agak menyesal, sebenarnya masih bisa. Dapat kesempatan smash, bola tidak mati sendiri, harusnya masuk dulu. Di situ saja penyesalannya, harus belajar lagi. Seharusnya jangan langsung menyerang, harus adu reli dulu, kalau ada kesempatan, baru serang,” imbuh pemain peringkat tujuh dunia itu.

Anthony Sinisuka Ginting

Penyesalan Anthony Sinisuka Ginting bisa jadi kian mendalam mengingat Indonesia akhirnya harus takluk 1-3 dari Jepang. Padahal, Tim Indonesia bisa unggul lebih dulu lewat ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, sebelum takluk di tiga gim berikutnya.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini