nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kalah 2-3, Denmark Akui Kemenangan Inggris di Piala Sudirman 2019

Bagas Abdiel, Jurnalis · Selasa 21 Mei 2019 15:19 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 21 40 2058445 kalah-2-3-denmark-akui-kemenangan-inggris-di-piala-sudirman-2019-cgoARJ3Qrn.jpg Pelatih Denmark, Kenneth Jonassen dan Pelatih Inggris, Anthony Clark (Foto: BWF)

NANNING – Kepala Pelatih Tim Bulu Tangkis Denmark, Kenneth Jonassen, mengakui kemenangan Inggris yang sukses mengalahkan timnya dengan skor tipis 3-2 di fase Grup 1B Piala Sudirman 2019. Jonassen mengatakan tidak menaklukkan Inggris yang memiliki semangat tinggi pada pertandingan tersebut.

Praktis, Denmark hanya mampu mengemas dua kemenangan yang diraih melalui Viktor Axelsen dan Mia Blichfeldt. Kemenangan itu pun diraih dengan susah payah karena kedua pemain tunggal tersebut memainkan laga hingga rubber set.

Viktor Axelsen (Foto: BWF)

Sementara itu, kekalahan menyesakkan dialami Denmark di nomor ganda. Mathias Christiansen/Sara Thygesen (ganda campuran), Kim Astrup/Andres Skaarup Rasmussen (ganda putra) dan Sara Thygesen/Maiken Freugaard (ganda putri) tak mampu menjalankan dengan baik.

Evaluasi besar pun dilakukan Jonassen yang merasa kekalahan mereka karena tak mampu mengantisipasi kebangkitan para pemain Inggris. Seperti yang terjadi pada Christiansen/Thygesen dan Astrup/Rasmussen yang gagal dalam pertarungan tiga set padahal mereka memenangi set pertama.

Baca juga Kegembiraan Inggris Usai Taklukkan Denmark di Piala Sudirman 2019

“Kami memainkan pertandingan yang sangat ketat. Saya tidak merasa kami melakukan yang terbaik dari kemampuan kami. Mereka bertahan dengan sangat baik dan kembali dari kekalahan set pertana untuk menantang kami. Sementara kami tidak mampu menghadapi tantangan di set kedua dan ketiga,” ungkap Jonassen, mengutip dari laman resmi BWF, Selasa (21/5/2019).

Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen (Foto: AFP)

“Secara keseluruhan, itu adalah pertandingan tim yang luar biasa dan kami tidak memanfaatkan dengan baik ketika kami memenangkan set pertama,” tambahnya.

“Inggris melakukannya dengan baik untuk kembali dan memberikan momentum kepada seluruh pemain mereka bahwa ini bisa menjadi hari mereka. Kami kalah dari akhir cerita dari tim yang lebih baik,” pungkasnya.

(Bad)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini