nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lepas Tim Indonesia ke Piala Sudirman 2019, Ketum PBSI Ungkit Sejarah

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Sabtu 11 Mei 2019 16:41 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 11 40 2054463 lepas-tim-indonesia-ke-piala-sudirman-2019-ketum-pbsi-ungkit-sejarah-pzbUJ1TN3n.jpg Tim Bulu Tangkis Indonesia (Foto: PBSI)

JAKARTA – Ketua Umum PP PBSI, Wiranto, memimpin pelepasan Tim Bulu Tangkis Indonesia yang akan berlaga di ajang Piala Sudirman 2019. Dalam pidatonya, Wiranto berharap agar skuad Indonesia yang dikirim tahun ini bisa membawa pulang gelar juara Piala Sudirman yang sudah 30 tahun lepas.

Indonesia sejatinya baru satu kali menjuarai Piala Sudirman, yakni pada 1989 kala turnamen tersebut pertama kali digelar. Pada saat itu, Indonesia menang secara dramatis di partai final melawan Korea Selatan. Pasalnya, pada dua pertandingan pertama, Indonesia menelan kekalahan.

(Baca juga: Jonatan Siap Sumbang Poin untuk Indonesia di Piala Sudirman 2019)

Tim Bulu Tangkis Indonesia

Kendati demikian, semangat para pemain Indonesia tak sirna. Hasilnya, pada pertandingan ketiga, yang memainkan nomor tunggal putri, Susy Susanti berhasil mencuri poin dan Indonesia pun bangkit untuk membalikkan keadaan. Wiranto pun berharap agar semangat pantang meneyerah tersebut bisa menular kepada para pemain Indonesia saat ini.

"Pada saat tertinggal 0-2, kan teorinya satu poin lagi kalah. Tapi, tunggal putri penentu bisa main kesetanan, sehingga membalikkan keadaan dan menang. Bukan hanya teknik permainan, namun juga mental. Jadi para pemain di Piala Sudirman ini harus punya mental seperti Susy di tahun 1989. Apalagi persaingan sekarang semakin ketat," kata Wiranto, melansir dari laman resmi PBSI, Sabtu (11/5/2019).

Pengurus PBSI

"Sejarah di Piala Sudirman 1989 ini bisa menjadi sumber inspirasi yang bisa kita jadikan pelajaran, terutama untuk para atlet yang beberapa hari lagi akan berangkat. Tidak ada yang tidak mungkin kalau kita berusaha, kalau kita gigih dan dengan dibantu pertolongan Tuhan Yang Maha Esa, pasti bisa. Bukan hanya teknik dan skill saja, atlet harus punya semangat dan mental baja, tidak menyerah dan tertanam dalam diri bahwa kita mampu mengatasi setiap lawan yang dihadapi," tandas Wiranto.

(fmh)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini