nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kalah di Final Game Ketiga, CLS Knights Tertinggal 1-2 dari Singapore Slinggers

Bagas Abdiel, Jurnalis · Kamis 09 Mei 2019 07:40 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 09 36 2053307 kalah-di-final-game-ketiga-cls-knights-tertinggal-1-2-dari-singapore-slinggers-FZYpdMfF40.jpeg CLS Knights Indonesia vs Singapore Slingers (Foto: Media Officer CLS Knights)

SURABAYA - Singapore Slingers berhasil mencuri kemenangan pada final game 3 ABL 2018-2019 yang berlangsung di markas CLS Knights Indonesia, GOR Kertajaya pada Rabu 8 Mei 2019. Slingers menang dengan skor 63-60 dan memimpin sementara dengan skor 2-1.

Dua pemain Slingers Jerran Young dan John Field sama-sama mengemas 16 poin. John Field bahkan mencetak double-double dengan membuat 14 rebound. Pemain tuan rumah Maxie Esho juga membuat double-double yakni 19 angka dan 13 rebound, di ikuti oleh pemain lokal Brandon Jawato dengan raihan 13 poin, tiga rebound dan dua assist.

CLS Knights Indonesia

CLS Knights Indonesia sempat memimpin 12-7 di lima menit kuarter pertama berjalan, antara lain berkat dua kali tembakan tiga angka yang dilepaskan Wong Wei Long dan Sandy Febiansyakh Kurniawan. Slingers segera mengambil waktu jeda dan perlahan mulai mengejar tuan rumah. Tapi CLS berhasil unggul tipis di akhir kuarter pertama 17-16.

Slinger mengambil alih kedudukan 25-17 di awal kuarter kedua, namun CLS akhirnya dapat menambah lima angka lagi menipiskan margin kekalahan hanya menjadi tiga angka saja 22-25 (waktu 4 menit 28 detik).Tembakan tiga angka Brandon Jawato menyamakan kedudukan 25-25, membuat pelatih Slingers Beng Siang Neo menenangkan kembali skuadnya untuk tidak terbawa ritme permainan CLS. Slingers akhirnya berbalik unggul 28-27 menutup babak pertama.

Baca juga Ingin Kejar Mercedes, Ferrari Bakal Gunakan Mesin Baru saat Mentas di GP Spanyol

Tembakan tiga angka Maxie Esho menyamakan kedudukan 38-38 di kuarter ketiga. Keran angka CLS terus bertambah berkat dua kali three poin Douglas Herring yang membuat gemuruh para penonton yang hadir langsung di GOR Kertajaya, CLS unggul 44-40. Slingers kembali alot meladeni perlawanan tuan rumah, mereka memaksa berbagi angka 47-47 di kuarter ketiga.

Petaka terjadi di kuarter akhir. Slingers akhirnya berhasil menekan tuan rumah. Buruknya eksekusi tembakan bebas CLS malam ini (6 masuk dari 13 percobaan) menjadi salah satu penyebab kekalahan tim berjuluk Ksatria Indonesia tersebut. Puncaknya dua kali tembakan bebas Jerran Young menyudahi perlawanan CLS Knights di menit akhir kuarter pamungkas.

CLS Knights Indonesia

"Free throw kami tidak bagus malam ini. Saya bilang kepada para pemain untuk tidak down ataupun marah dengan hasil ini. Besok kita akan menonton video dan evaluasi game tadi dan saya masih yakin kita akan menang di game empat dan rayakan juara di Singapore pada game ke lima (15/5/2019). Ayo kita bangkit lagi dan fokus untuk game ke empat," komentar Brian Rowsom yang juga sedikit kecewa dengan keputusan wasit yang memimpin pertandingan pada malam ini.

"Mental kita harus kuat lagi. Bukan mencari alasan karena wasit memang buruk. Liga (ABL) harus mengevaluasi kinerja wasit yang kerap merugikan kami. Tapi semuanya harus tetap percaya dan harus fokus serta mental mereka sekali lagi tidak boleh goyah," ucap Managing Partner CLS Knights Indonesia, Christopher Tanuwidjaja.

(Bad)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini