“Saya memilih ban belakang yang salah. Saya memakai ban berkomponen medium. Dengan ban belakang yang keras, saya tidak merasa cepat sepanjang akhir pekan. Saya merasa lebih baik dengan medium, tetapi kami tidak tahu apakah itu akan bertahan 25 lap,” ujar Crutchlow, sebagaimana dikutip dari Speedweek, Senin (6/5/2019).

“Ternyata, itu menjadi sangat buruk. Dalam 10 lap terakhir, semuanya semakin tak tertahankan. Itu semua tentang bertahan hidup. Dalam lima lap terakhir, saya tidak memiliki pegangan sama sekali. Roda belakang bahkan menjadi gila di jalan lurus. Tentu saja, Anda tidak akan baik untuk belokan. Tentu saja, saya tidak ingin dikalahkan oleh Valentino dan Morbidelli, tetapi saya harus memastikan saya bisa menyelesaikannya. Tetapi, saya tidak bisa melakukan apa pun terhadapnya,” tukasnya.
(Djanti Virantika)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.