nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gagal ke Semifinal Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2019, Begini Komentar Hafiz/Gloria

Ezha Herdanu, Jurnalis · Sabtu 27 April 2019 04:16 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 27 40 2048625 gagal-ke-semifinal-kejuaraan-bulu-tangkis-asia-2019-begini-komentar-hafiz-gloria-qKn94suZTv.jpg Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja (Foto: Humas PBSI)

WUHAN – Salah satu ganda campuran andalan Indonesia, Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja, harus menelan pil pahit ketika tampil di perempatfinal Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2019. Ya, Hafiz/Gloria dipaksa menyerah oleh ganda campuran Thailand, Dechapol Puavaranukroh /Sapsiree Taerattanachai.

Dalam pertandingan yang berlangsung Wuhan Sports Center Gymnasium tersebut, Hafiz/Gloria sebenarnya memulai dengan positif. Hafiz/Gloria mampu menutup set pertama dengan keunggulan 21-15 atas Puavaranukroh/Taerattanachai.

Akan tetapi Hafiz/Gloria tak mampu mempertahankan performa apiknya di set kedua. Mereka pun menyerah 7-21 dari Puavaranukroh/Taerattanachai. Pada set ketiga, Hafiz/Gloria juga tak mampu berbuat banyak hingga akhirnya takluk 12-21 dari Puavaranukroh/Taerattanachai.

Hafiz/Gloria

Dengan hasil ini, Hafiz/Gloria pun dipastikan gagal mengikuti jejak kompatriot mereka, yakni Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, dan Rizki Amelia Pradipta/Della Destiara Haris yang berhasil memastikan satu tempat di semifinal Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2019. Hafiz/Gloria pun berkomentar mengenai kegagalan mereka tersebut.

Baca Juga: Marcus/Kevin Melaju ke Semifinal Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2019

“Di game pertama kami masih pola masing-masing dan kami bisa menerapkan pola yang benar. Tetapi di game kedua, lawan mengubah permainan dan kami tidak siap diajak main dengan tempo cepat, saat mau mengejar,” ucap Gloria, seperti dikutip Okezone dari badmintonindonesia.org, Sabtu (27/4/2019).

Hafiz/Gloria

“Akan tetapi sudah ketinggalan terlalu jauh. Pada game kedua dan ketiga, kami masih belum bisa keluar dari pola main di game pertama. Maunya pelan terus, padahal lawan sudah ubah pola jadi lebih cepat,” tambah Hafiz.

“Servis mereka sangat berbeda dibandingkan dengan game pertama, jadi lebih banyak servis tinggi, ini yang kami tidak antisipasi. Selain itu, pasangan Thailand ini bermain jauh lebih tenang dari sebelum-sebelumnya,” tuntasnya.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini