nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Nico Rosberg Merasa Ferrari Tak Adil kepada Leclerc

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Rabu 17 April 2019 04:28 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 17 37 2044443 nico-rosberg-merasa-ferrari-tak-adil-kepada-leclerc-9L30BySxUM.jpg Pembalap Scuderia Ferrari, Charles Leclerc. (Foto: Twitter Scuderia Ferrari)

BERLIN – Mantan pembalap Formula One (F1), Nico Rosberg, mengungkapkan rasa kekecewaannya terhadap Ferrari. Ia menilai Ferrari terlalu jahat kepada pembalapnya, yakni Charles Leclerc, karena sudah bersikap tidak adil semenjak musim F1 2019 berlangsung.

Meski Rosberg tahu sejak awal Leclerc memang bakal menjadi pembalap kedua di Ferrari lantaran tim asal Italia itu lebih mementingkan Sebastian Vettel, namun ia merasa apa yang dilakukan tim tersebut sangatlah kejam. Pasalnya Leclerc benar-benar seperti tak dianggap ketika balapan berlangsung bila dibandingkan dengan Vettel.

Baca Juga: Hamilton Pertanyakan Performa Ferrari di F1 GP China 2019

Kekesalan Rosberg itu sebenarnya bermula dari seringnya Ferrari melakukan team order kepada Leclerc untuk tak membalap Vettel ketika berada di lintasan. Tercatat pembalap asal Monako itu sudah merasakan tiga kali team order dari Ferrari untuk tak menyalip atau harus mengalah terhadap Vettel.

Pertama terjadi di seri GP Australia, di mana Leclerc tak diizinkan menyerang Vettel. Lalu kedua saat di GP Bahrain, namun kala itu Leclerc mengabaikan perintah Ferrari dan berhasil berada di depan Vettel. Kemudian yang terakhir saat di GP China, Leclerc diperintahkan untuk membiarkan Vettel melewatinya agar pembalap andalan Ferrari tersebut berada di depan.

Perbuatan Ferrari itulah yang membuat Rosberg geram. Ia menilai apa yang dilakukan Ferrari sangatlah kejam dan tak adil. Padahal ia merasa Vettel tak lebih cepat dari Leclerc. Jadi bila Leclerc diberikan kebebasan, maka Rosberg yakin pembalap muda Ferrari itu bisa tampil maksimal di setiap balapannya.

“Menuru saya itu (team order dari Ferrari) terlalu kasar. Mungkin, untuk saat ini, dia (Leclerc) harus terbiasa dengan itu. Sejak awal dia memang sudah diberi tahu bahwa sesekali dia akan menjadi pembalap nomor dua,” kata Rosberg, dikutip dari Motorsport, Rabu (17/4/2019).

“Tetapi tetap saja, menurut saya itu terlalu kasar. Setidaknya beri dia waktu lebih banyak sehingga dia punya kesempatan untuk lebih kencang. Tetapi mereka seperti 'percepat laju, atau beri dia jalan', mereka bahkan tidak memberikan dia satu lap,” tambah mantan pembalap Mercedes AMG Petronas itu.

“Oke mungkin alasannya cukup logis, tapi toh setelah itu Vettel tidak bisa lebih cepat. Dia hanya lebih cepat 0,1-0,2 detik, dan itu tidak cukup. Team order ini benar-benar mengacaukan balapan Leclerc karena dengan strategi yang kurang diuntungkan, dia juga kalah dari Max Verstappen (Red Bull(. Itu bukan hasil yang bagus," pungkasnya.

(RNR)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini