AUSTIN – Pembalap Tim Pramac Ducati, Francesco Bagnaia, untuk pertama kalinya di pentas MotoGP berhasil lolos ke sesi kualifikasi 2 (Q2). Kendati demikian, harus disayangkan karena pada saat melakoni Q2, Bagnaia justru dua kali mengalami kecelakaan dan membuatnya harus start dari posisi ke-12 saat mentas di MotoGP Amerika Serikat 2019.
Bagnaia sendiri mengaku tidak terlalu paham dengan apa yang terjadi pada motornya sehingga mengalami kecelakaan sampai dua kali. Akan tetapi, ia percaya jika timnya mampu menangani permasalahan tersebut, ia akan bisa bersaing untuk memperebutkan posisi 10 besar saat balapan.
(Baca juga: Hasil Kualifikasi MotoGP Amerika Serikat 2019)

“Saya tidak menduga itu (dua kali kecelakaan), karena saya memiliki perasaan yang luar biasa sampai kemarin. Saya berhasil menghentikan motor dengan baik dan melakukannya dengan baik. Tapi, setelah di FP4 kami menyadari bahwa ada sesuatu yang mengganggu saya ketika saya memulai gigi pertama. Hal yang sama terjadi di Q2. Jelas kami berada pada batasnya, jadi saya jatuh dua kali,” ujar Bagnaia, melnasir dari Speedweek, Minggu (14/4/2019).
“Kami harus melihat data dan mencoba memahami apa yang terjadi. Saya cepat di lintasan, saya merasa baik-baik saja. Jika kami dapat menyelesaikan masalah ini, maka saya pikir kami berada pada posisi yang cukup baik. Kami memiliki kecepatan untuk berada di 10 besar,” lanjutnya.

Sebagai seorang pembalap pendatang baru, target Bagnaia tahun ini adalah menyabet gelar Rookie of The Year. Saat ini, pembalap asal Italia itu menempati posisi ke-18 dengan raihan dua poin. Akan tetapi, jika hanya menghitung dari para rookie saja, maka Bagnaia menempati posisi keempat. Saat ini, rookie terkuat adalah Fabio Quartararo dan Joan Mir dengan koleksi delapan poin.
(Fetra Hariandja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.