nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Disingkirkan Wakil Jepang, Marcus/Kevin Akui Lengah di Set Kedua

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Sabtu 13 April 2019 23:12 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 13 40 2043195 disingkirkan-wakil-jepang-marcus-kevin-akui-lengah-di-set-kedua-cihFHZJ6Aj.jpg Ganda putra Indonesia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya (Foto: PBSI)

SINGAPURA – Hasil negatif didapatkan pasangan ganda putra andalan Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, yang gagal melangkah ke Final Singapura Open 2019. Duet berjuluk The Minions itu harus mengakui keunggulan wakil Jepang, Takeshi Kimura/Keigo Sonoda, pada babak semifinal yang berlangsung Sabtu (13/4/2019) di Singapore Indoor Stadium.

Marcus/Kevin langsung tancap gas sejak awal dan mampu merebut set pertama dengan skor meyakinkan 21-13. Namun, permainan mereka menurun pada gim kedua sehingga harus menelan kekalahan 10-21.

Pada set penentuan, Marcus/Kevin sempat memperbaiki penampilannya dan terlibat pertarungan ketat dengan Takeshi/Keigo. Namun, The Minions harus mengakui keunggulan Takeshi/Keigo dengan skor 19-21. Penampilan yang menurun di babak kedua itu diakui Marcus/Kevin benar-benar merugikan.

Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo

(Baca juga: Ditekuk Wakil Jepang, Marcus/Kevin Gagal Melangkah ke Final Singapura Open 2019)

“Gim pertama kami mainnya cukup enak. Lapangan juga kondisinya lebih enak karena anginnya lebih menekan. Di seberang saat gim kedua anginnya jadi pelan, ketika kami placing bola tidak pas seperti gim pertama,” ujar Marcus Fernaldi Gideon, mengutip dari laman PBSI, Sabtu (13/4/2019).

“Gim pertama kami cukup baik. Gim kedua kehilangan cukup banyak poin sehingga mereka bangkit. Jadi mereka bisa mengeluarkan semua kemampuannya. Memang selalu susah kalau mereka mainnya bisa in,” timpal Kevin Sanjaya Sukamuljo.

Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo

Kekalahan tersebut tidak lantas membuat Marcus/Kevin down, tetapi akan dijadikan bahan evaluasi agar lebih baik di turnamen-turnamen berikutnya. Sebab, mereka sedang butuh pengumpulan poin agar lolos ke Olimpiade Tokyo 2020.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini