BOSMONT – Persaudaraan Pencak Silat South Africa (PPSSA) menggelar perayaan 10 tahun kiprahnya dalam memelihara dan mengembangkan budaya serta olahraga khas Indonesia di Afrika Selatan, Sabtu 30 Maret 2019. Peringatan di Bosmont tersebut dihadiri oleh sekira 200 orang warga sekitar.
Dalam kesempatan tersebut, PPSSA mengundang enam orang pelatih pencak silat dari Indonesia yang pernah memperkenalkan olahraga tersebut 10 tahun lalu. Para pelatih itu dijadwalkan meningkatkan kemampuan para instruktur dan anggota PPSSA, peningkatan belt grading, serta melatih senam hijaiyah.

(Baca juga: Kemenpora Apresiasi Hasil Kejuaraan Dunia Pencak Silat Junior 2018)
Berdasarkan keterangan pers yang diterima Okezone, Senin (1/4/2019), Duta Besar Salman al Farisi mengatakan, kolonialisme (penjajahan) menyatukan Indonesia dan Afrika Selatan walau terpisah oleh Samudera Hindia. Melalui PPSSA, persahabatan kedua negara diharapkan semakin erat.