nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Fernando Alonso Geram dengan Cuitan Akun F1 di Twitter

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Kamis 28 Maret 2019 04:36 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 28 37 2035891 fernando-alonso-geram-dengan-cuitan-akun-f1-di-twitter-4b6tgDzFfB.jpg Fernando Alonso. (Foto: Twitter Alonso)

MANTAN pembalap Scuderia Ferrari, Fernando Alonso, baru-baru ini dibuat geram dengan cuitan akun resmi Formula One (F1) di twitter. Pasalnya dicuitan yang dibagikan akun @F1 pada Rabu 27 Maret 2019 tersebut, nama Alonso dibawa-bawa. Tak sekadar namanya dicatut saja, namun cuitan itu secara tidak langsung memang menyindir pembalap asal Spanyol tersebut.

Jadi akun twitter resmi F1 membagikan suatu kutipan dari podcast yang bakal mereka rilis dalam waktu dekat. Kutipan tersebut merupakan komentar dari mantan Presiden Ferrari, yakni Luca di Montezemolo. Jadi dalam cuitan tersebut di Montezemolo mengatakan bahwa Alonso adalah sosok orang yang senang jika bisa menang, namun ketika kalah maka bakal menyalahkan timnya.

“Ketika dia (Alonso) menang, maka dia bakal senang. Ketika dia tidak bisa menang, maka itu merupakan masalah dari tim,” cuit akun twitter resmi F1, Kamis (28/3/2019).

Alonso yang melihat namanya dibawa-bawa oleh akun F1 pun tak terima. Ia geram karena apa yang dituliskan oleh akun resmi F1 menurutnya tidak benar. Ia merasa di Montezemolo tak pernah berkata seperti itu. Kebohongan itulah yang membuatnya mengaku tak pernah menfollow akun resmi twitter F1 itu dari awal.

“Itu (kutipan yang dituliskan akunt twitter F1) adalah alasan mengapa saya tak men-follow akun ini hingga sekarang. Hari ini pun Anda mengingatkannya lagi. Presiden (di Montezemolo) tidak pernah mengatakan itu,” balas Alonso di akun twitter F1 tersebut.

“Terutama setelah saya mencetak 80% poin untuk tim ini. Kami balapan dengan sulit, bersama, dan menggunakan seluruh hati kami serta kami berjuang hingga balapan terakhir,” sambungnya.

Alonso sendiri pernah membela Ferrari selama lima musim, antara 2010 hingga 2014. Selama membela Ferrari, Alonso gagal meraih gelar juara dunia F1 meski beberapa kali menjadi runner-up di beberapa akhir musimnya.

(RNR)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini