SAKHIR – Para pembalap Formula One (F1) akan kembali berakhir pada akhir pekan ini dalam grand prix (GP) Bahrain 2019. Jelang mentas di seri tersebut, bos Mercedes AMG Petronas, Toto Wolff, pun membeberkan tantangan terbesar timnya saat tampil di Sirkuit Bahrain.
Wolff mengatakan tantangan terbesar muncul dari perbedaan suhu udara saat balapan dan sebelumnya. Sebab, beberapa rangkaian sebelum balapan akan digelar pada siang hari saat suhu di sirkuit begitu panas. Sementara, beberapa sesi lainnya serta balapan digelar pada malam hari saat suhu udara menjadi begitu dingin.

Tentu saja, kondisi ini memberi tantangan khusus kepada pembalap serta seluruh kru. Sebab, mereka harus mampu mempersiapkan diri serta kendaraan agar dapat menghadapi perubahan suhu yang drastis tersebut.
BACA JUGA: Hamilton Prediksi Kejadian F1 2012 Bakal Terulang di Musim Ini
Karena itu, Wolff menganggap F1 GP Bahrain sebagai salah satu balapan yang unik. Kini, ia bersama dua pembalapnya, yakni Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas, pun terus melakukan persiapan agar bisa menorehkan hasil manis di sana.

"Kami akan melihat balapan yang sangat berbeda di Bahrain, di mana akhir pekan menghadirkan tantangan unik, terutama perubahan kondisi di setiap sesi. FP1 dan FP3 terjadi di tengah hari ketika udara dan lintasan bisa sangat panas, sementara FP2, kualifikasi, dan balapan diadakan pada malam hari dalam suhu yang jauh lebih dingin,” ujar Wolff, sebagaimana dikutip dari The Check Red Flag, Rabu (27/3/2019).
"Perubahan suhu ini membuatnya sangat sulit untuk mengatur mobil dan menemukan konfigurasi yang tepat untuk sesi yang benar-benar diperhitungkan,” tukasnya.
(Djanti Virantika)